November, 2010 Archive

Nov 29

Kalimat Internet sehat bikin hebat memang bisa diartikan macam macam, Bagi orang yang religius Internet sehat adalah internet tanpa pornografi, bagi mahasiswa atau karyawan internet adalah bebas dari virus, trojan atau spyware, sedangkan bagi dunia Korporasi internet sehat adalah bebas dari kemungkinan kejahatan Cyber.

Ternyata hendaknya kita juga harus membuka mata lebar lebar, bahwa Tiga macam penafsiran internet sehat di atas sangat lah bersenjangan dengan kenyataan,

Fakta Pertama Berdasarkan data Alexa, empat situs Social Porn ada di deretan atas situs dunia. Mereka ada di peringkat ke-52 sampai ke-93 dunia.
Pakar Teknologi Informatika, Prof Dr Onno W Purbo mengatakan saat ini jumlah situs porno mencapai 8-9 juta dengan jumlah halaman situs sekitar 1 miliar.

Pada 2007 saja, di Indonesia ada sekitar 500 video porno amatir. dan di 2010 mungkin jumlahnya diperkirakan membengkak berkali-kali lipat. Yang lebih gila, ternyata 90 persen video porno amatir Indonesia dibuat oleh anak sekolah menengah atas dan mahasiswa. Sisanya,berasal dari rekaman di kamar prostitusi (8 persen, termasuk yang dilakukan pejabat pemerintah dan wakil rakyat). Yang paling sedikit, 2 persen, dari kamera pengintai.

Fakta ketiga bahwa seiring dengan perkembangan internet, Virus Komputer juga berkembang makin kompleks saja, Dengan Internet Virus komputer kini mempunyai kemampuan tidak hanya berkembang biak tapi bisa Mengadakan serangan DDoS, bisa menciptakan jaringan untuk server proxy Trojan. Jaringan-jaringan tersebut dapat digunakan untuk mengirim spam, dan untuk keuntungan komersial. Menciptakan jaringan zombie yang di eksploitasi dengan berbagai macam cara. Menciptakan program yang mengunduh dan menginstall adware ke mesin korban. Menginstall penghubung Trojan yang secara terus menerus menelepon perusahaan Telekomunikasi dan sebagainya.

Fakta keempat bahwa Kejahatan cyber di Indonesia telah menyerang setidaknya 86% pengguna internet.

Ini Hasil survei secara Online firma riset The Leading Edge atas nama Symantec Corporation pada April 2010. Kejahatan Cyber yang paling sering adalah penipuan kartu kredit, hacking, pelecehan, pencurian identitas, penipuan termasuk penipuan lotre atau lowongan pekerjaan, ajakan melakukan hubungan seksual, phishing yang semuanya dilakukan secara daring, serta penyebaran virus atau malware.

Jadi pengertian Internet sehat bisa di artikan dengan Kita ber internet dengan terhindar dari tiga Fakta tersebut… Apa bisa ? Pasti bisa tentunya.

Dasar Utama adalah tentu di mulai dari kita sendiri, apakah memang kita punya niat yang kuat untuk melakukan Internet Sehat, kalau tak ada niat kuat. Sebenarnya ini juga gambaran dari pribadi kita juga, pribadi yang punya integritas tentunya setuju akan perlunya buat Kuat melakukan Internet Sehat. Jika ini sudah terlewati maka langkah berikutnya akan semakin mudah

Pertama Untuk Pemakaian Komputer Pribadi yang paling utama adalah Biasakan diri menggunakan Software original, yang pertama tentu Operating System, yang banyak seh pake Windows, tapi adalah kenyataan kebanyakan Windows yang beredar adalah Bajakan, Software Bajakan sangat rentan di susupin oleh Virus atau Trojan di karenakan diperoleh secara Ilegal, Kalau dirasa cukup Mahal untuk membeli Windows original ada baiknya mulai memakai Software Open Source, Ubuntu Desktop di rekomendasikan untuk dipakai karena kurva pembelajarannya hampir sama dengan pemakaian Windows,

Kedua tentu saja Anti Virus yang terus Update, dan jangan sembarangan membuka Flash Disk sembarangan.

Ketiga cobalah kurangi membuka situs porno, kalau memang tidak bisa coba saja Install Software Filter Situs Porno, Saya rekomendasikan untuk menginstall NetDog Porn Filter, bisa dilihat di http://www.netdogsoft.com/

Keempat, Bagi yang suka ber Facebook berhatilah hatilah memberikan informasi tentang nama kamu, usia, alamat rumah, alamat sekolah dan nomor telepon. Jangan pedulikan permintaan dari orang yang baru kamu kenal di Internet. Percayakan pada insting kamu, jika seseorang membuat kamu tidak nyaman, tinggalkan saja.

Kelima, Jangan suka Kopi darat sama seseorang yang kamu kenal di Internet, ajaklah sahabatmu atau orang yang kamu percaya untuk menemanimu. Mintalah juga agar orang yang akan kamu temui tersebut untuk mengajak temannya. Mungkin ini kedengarannya aneh, tetapi ini sesungguhnya adalah cara yang jitu untuk keamananmu.

Keenam, jika kamu menerima kiriman e-mail, file ataupun gambar-gambar yang isinya mencurigakan dari seseorang yang kamu tidak kenal dan kamu tidak percaya, langsung hapus saja kiriman-kiriman tersebut. Perlakukan kiriman tersebut seperti layaknya sebuah e-mail sampah. Kamu bisa mendapatkan rugi yang besar hanya gara-gara mempercayai seseorang yang sama sekali belum pernah kamu temui atau kenali.

Ketujuh, hal tersebut juga berlaku pada link atau URL yang tampak mencurigakan. Janganlah kamu meng-klik apapun yang tidak kamu yakini sumbernya dan keamanannya, walaupun dengan alasan sekedar ingin mencari jawab atas rasa keingin-tahuanmu.

Kedelapan, jauhi chat room atau mailing-list yang isinya provokatif ataupun berisi hal-hal negatif lainnya. Jangan mudah terperdaya rayuan-rayuan seseorang di Internet yang mencoba mempengaruhi kamu agar menjadikannya seorang teman sebagaimana dalam kehidupan sehari-hari.

Kesembilan, jangan pula mudah terpancing dengan provokasi seseorang yang memanas-manasi kamu untuk bertengkar di Internet. Jika kamu mencoba-coba mencari masalah di Internet, kamu akan mendapatkannya, dan segala sesuatunya akan lepas kendali secara cepat. Kerugianlah yang akhirnya akan kamu dapatkan.

Akhir Kata… Semoga Internet Sehat Bikin kita jadi benar benar hebat..

Nov 29

Desktop PCs and servers can quickly end up accumulating large quantities of unused, temporary, and duplicate files. Before you know it, you’re out of drive space, backups are taking far too long to run, and users can’t find the data they need when they need it. You need a visual, interactive software tool to help you manage disk usage. You need FolderSizes. FolderSizes is an award-winning, network-enabled disk space analysis tool. It can quickly isolate large, old, temporary, and duplicate files, or even show file distribution by type, attributes, or owner. All with multiple export formats, command-line support, shell context menu integration, and much more.

FolderSizes goes far beyond the capabilities of competing solutions by combining several tools into one: Disk Space Explorer - Awesome detail view, coupled with stunning graphical bar and pie graphs Duplicate File Report - Quickly isolate and manage duplicate files within any folder or volume Largest Files Report - FolderSizes can quickly show you which files are eating up the most space Oldest Files Report - Use your own criteria to find old files that may no longer be needed Temporary File Report - Eliminate temp file clutter left over from software installs, downloads, browsing, etc. File Owners Report - Discover which users are consuming the most space on local and network drives File Types & Attributes Reports - See the distribution of disk space by file type or attributes Drive Space Monitor - Instant, at-a-glance view of any local, mapped, or removable disk File Sizes, Names & Dates Reports…

Powerful, Intuitive, and Incredibly Fast

FolderSizes provides an engaging, interactive disk space analysis experience that you must try yourself to truly appreciate. More than just a series of great-looking reports, FolderSizes allows you to visualize your disk space usage from multiple perspectives.

FolderSizes has a world-wide user base of IT professionals, power users, and enterprises of all sizes - each looking to maximize their storage resources and minimize waste. It employs an amazing, multi-threaded file system scanning engine that shows you results immediately - as the scan is progressing!

Benefits & Solutions
Explore, visualize, and comprehend local and network storage
Reclaim gigabytes of drive space - fast!
Improve storage capacity planning capability
Find the disk space hogs with just a few clicks
Manage and monitor disk space across the network (Pro edition only)
Publish disk usage reports right to your web server share
Streamline file systems to optimize backups
Monitor and enforce employee data storage policies
Find excessively long file names that interfere with CD storage, etc.
Find recently saved files without knowing their names (find recently modified)
Find files owned by a specific individual or group
View the “size on disk” (actual space consumed) for any file or folder
Visualize the distribution of files by file type, age, and size
Find and eliminate empty folders
Search files by nearly any file attribute combination
Schedule the generation of nearly any FolderSizes report (Pro edition only)

Features
Hierarchical folder map visualization (based upon treemap technology)
Integrated scheduler (Pro edition only)
Unicode file and folder name support
Interactive, dynamic, full-color bar and pie graphs
Fast, multi-threaded, network-aware file system scanning
Isolate largest, oldest, duplicate, and temporary files
View disk space utilization by file type / attributes
View local & network disk space usage by owner / group
Command line interface for scripting & integration (Pro edition only)
FilterZip regular-expression based compression system
See total & free space for fixed, removable, network drives
Export reports in HTML, XML (Pro edition only), CSV, and more
Integrates with the Windows shell context menu (32 and 64 bit support!)
Extremely configurable - colors, fonts, print options, etc.
Flexible, multi-path oriented search and file reporting systems
Strong support for viewing allocated disk space (e.g. “size on disk”)
“Command Prompt from Here” in all context menus
Super-fast, in-memory database provides stunning performance
Support for direct entry of UNC network paths in all reports
Optional symbolic link skipping

Download Full Version

Nov 28

Mau Tahu apa saja Pekerjaan yang paling banyak di dambakan di Amerika, berikut Data Info Grafiknya di bawah ini

best_jobs_in_america_

Nov 22

Kita mulai dengan bertanya kenapa kok masih ada negara yang memblokir Internet, pada awalnya Di banyak negara, blokir atau sensor terhadap Internet beralasan untuk memblokir Pornografi. Kenapa begitu? Karena dengan alasan ini bisa dengan mudah mendapatkan dukungan masyarakat, tapi perlahan lahan keperluan yang prinsip dari blokir/sensor akan terkuak yaitu soal Politik dan Keamanan Pemerintah. Di mana blokir meluas pada konten konten yang mengkritik pemerintah dan membeberkan kejelekan sistem birokrasi pemerintahan, bagi negara Demokrasi jelas tak mudah, tapi bagi negara yang masih tak jauh dari rantai belenggu kekuasaan yang otoriter, akan sangat mudah tergoda untuk melakukan blokir/sensor internet, karena takut derasnya arus informasi dapat menganggu stabilitas rejim yang sedang melakukan konsolidasi kekuasaannya. Jadi Negara yang paling gencar sensor Internet hanya menunjukkan ciri bahwa negara itu masih besifat Otoritarian, Lantas negara apa saja yang paling getol memblokir Internet, ada 10 negara yang sangat gemar menyensor Internet. yaitu:

1. Korea Utara
Dari sekitar 23 juta penduduk Korea Utara, Hanya beberapa ratus ribu warga di Korea Utara, mewakili sekitar 4% dari total jumlah penduduk, yang memiliki akses ke Internet, itupun sangat disensor oleh pemerintah nasional.

Akses terbatas internet tersebut akan tersedia pada telepon seluler dengan baik seperti yang dijanjikan negara tersebut. Dan tampaknya sekitar 20 ribu dari prakiraan 23 juta penduduk Korea Utara sekarang ini telah memiliki telepoin selular, dan meski ada monitoring secara rinci mengenai akses internet berdasarkan perundang-undangan yang berlaku, diperkirakan 400 juta dollar akan dikeluarkan untuk membangun jaringan 3G di negara tersebut.

Internet di Korea Utara sangat ketat dan dikontrol dengan hanya punya dua situs web yang dihosting di bawah satu domain. Semua situs web berada di bawah kendali pemerintah, demikian juga dengan semua media lain di Korea Utara. Tentu saja, blogging tidak diperbolehkan, dan semua konten yang di-download atau di-upload harus melalui persetujuan oleh pemerintah Korea Utara

Dibanding dengan Korea Selatan, Korea Utara jelas adalah negara dimana yang seakan tidak mau tahu akan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi abad 21. Namun demikian adanya, meski terbilang terlambat jauh dari negara-negara seterunya, negara ini dikabarkan baru-baru ini telah memperbolehkan akses terbatas telepon selular pada bulan Desember 2009 yang lalu.

Sementara itu tak ada sisi yang menarik yang diceritakan, paling tidak untungnya ada beberapa yang bisa melihat website resmi Kim Jong ll yang akan secara layak mengudara.

2. Burma
Internet baru masuk ke Burma tahun tahun 2000 . Namun, pemerintah militer membatasi akses Internet melalui sensor berbasis perangkat lunak, termasuk perangkat lunak yang disediakan oleh perusahaan AS Fortinet . Software ini membatasi warga negara dapat mengakses bahan on-line, layanan penyedia email khususnya dan situs porno, filter blok email dan akses kepada kelompok-kelompok hak asasi manusia dan kelompok situs oposisi. Pemerintah juga menetapkan biaya yang tinggi untuk akses ke internet, dengan menetapkan biaya berdasarkan per jam sekali tersambung. Sehingga tidak heran hanya sedikit penduduk Burma yang bisa mengakses Internet.

Myanmar Teleport dan Menteri Pos dan Telekomunikasi (MPT) adalah dua penyedia layanan Internet di Burma yang dua duanya menggunakan proxy server dari pemerintah. Dan hampir sebagian besar menggunakan Layanan Internet dari dua lembaga tersebut. Menurut statistik resmi’s MPT pada Juli 2010, negara memiliki lebih dari 400.000 pengguna internet dengan sebagian besar pengguna berasal dari dua kota terbesar, Yangon dan Mandalay . Meskipun 42 kota di seluruh negara kini memiliki akses ke Internet, jumlah pengguna di luar Yangon dan Mandalay hanya lebih dari 10.000.

3. Kuba
Kuba memiliki rasio terendah pemilikan komputer di Amerika Latin dan rasio akses internet terendah ke seluruh belahan bumi Barat. Warga harus menggunakan “Jalur akses” yang dikontrol pemerintah di mana aktivitas mereka dikontrol melalui pemblokiran, penyaringan kata kunci dan memeriksa sejarah navigasi. Hanya blogger pro-pemerintah dan pegawai pemerintah yang diizinkan untuk upload konten ke Internet.

Layanan internet di Kuba hanya menawarkan akses e-mail dan akses ke situs lokal Kuba saja. Situs luar secara rutin ‘dihadang’ oleh server pemerintah Kuba.
Presiden Kuba Fidel Castro pernah bilang bahwa pembatasan akses internet dilakukan karena bandwith yang tersedia di Kuba juga sangat terbatas. Pemerintahan Kuba menyalahkan Amerika Serikat yang memberi sanksi ekonomi sehingga Kuba dilarang terhubung lewat jalur serat optik bawah laut. Kuba saat ini hanya menggunakan koneksi satelit.

4. Arab Saudi

Internet pertama kali diperkenalkan ke Kerajaan Arab Saudi tahun 1994 ketika kalangan akademik, kesehatan, dan penelitian lembaga mendapat akses ke sana. Internet resmi tersedia di Kerajaan Arab Saudi pada tahun 1997 dengan keputusan menteri dan akses ke publik akhirnya dibuka pada 1999. Pada bulan Desember 2000 terdapat kurang lebih 200 000 pengguna internet di Arab Saudi. Pada tahun 2005 jumlah pengguna internet di Saudi Arabia telah tumbuh menjadi 2,54 juta, membuat pertumbuhan 1170% dan Arab Saudi salah satu pasar internet paling cepat berkembang.

Tetapi Pemerintah Arab Saudi juga terkenal dalam membatasi pengguna internet, dan melakukan tindakan represif terhadap aktivis blogger, mulai dari penahanan hingga tindakan penyiksaan, Arab Saudi juga termasuk negara Arab yang paling mendukung dalam persoalan sensor internet.

Bahkan situs jejaring sosial Facebook pernah di blokir karena dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut kerajaan Arab Saudi. Karena Konten-konten Facebook sudah melanggar moral konservatif kerajaan, selama ini, Arab Saudi telah mengikuti interpretasi Islam yang ketat dan para pemimpin agama memiliki pengaruh kuat atas pembuatan kebijakan.

Ada pertumbuhan yang sangat cepat terhadap jumlah pengguna internet di Arab Saudi, disebabkan adanya peningkatan kesadaran anak-anak muda dalam menggunakan Internet, tidak lagi hanya sebagai sarana hiburan atau penelitian. Perkembangan Web 2.0 juga memicu pertumbuhan blogger Arab tumbuh dalam jumlah yang tinggi setiap hari, tercatat bahwa ada sekitar 600 ribu blogger warga Arab, sekitar 150 ribu yang aktif.”

Beberapa blogger di Arab Saudi telah mulai muncul dari bawah kodifikasi pribadi dan isu-isu sosial yang ditujukan untuk menangani isu-isu politik di sana. Namun, secara keseluruhan melakukan blogging di banyak negara-negara Arab sebagai akibat kegagalan politik, menunjukkan bahwa forum elektronik masih menarik sebagian besar perhatian dan partisipasi. Kaum muda Arab Saudi kini telah biasa menggunakan situs dan blog, Facebook, Twitter dan YouTube, dalam perjuangan mereka untuk merebut hak untuk menyatakan pendapat dan mengungkapkan korupsi dan penindasan di dunia Arab.

Terhitung sekitar 400.000 situs telah diblokir, termasuk topik politik, sosial atau agama. Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2004 oleh Initiative OpenNet, Arab Saudi memiliki “sensor paling agresif fokus pada pornografi, penggunaan narkoba, perjudian, dll.”

5. Iran
Pada saat ini pengguna Internet di Iran mengalami lonjakan besar, dengan 20 juta orang di Internet, saat ini memiliki persentase tertinggi kedua pengguna Internet terbanyak di Timur tengah, setelah Israel . Ketika pertama kali diperkenalkan, layanan internet yang disediakan oleh pemerintah Iran yang relatif terbuka dan bebas.

Banyak pengguna melihat internet sebagai cara mudah untuk melawan ketatnya aturan pers di Iran. Fenomena sudah dimulai sejak pemilihan presiden Iran Mohammad Khatami , juga gerakan reformasi Khordad.Hal ini makin kentara saat pemilihan presiden konservatif Mahmoud Ahmadinejad pada tahun 2005.

Kaum oposisi di Iran dikatakan sangat bergantung pada komunikasi berbasis web dengan dunia luar. [4]

Banyak blogger , online aktivis , dan staf teknis harus berhadapan dengan penjara, pelecehan dan penyalahgunaan. Pada bulan November 2006, Iran adalah salah satu dari 13 negara berlabel “musuh internet” oleh kelompok aktivis Reporters Without Borders . Pada bulan Maret 2010, Iran kini salah satu dari tiga rezim yang berlabel “Musuh Internet”.

Baru-baru ini, pemerintah Iran telah mewajibkan semua orang Iran untuk mendaftarkan situs web mereka di Departemen seni dan budaya, jika mereka ingin membuat Website ataupun Blog. Iran juga berencana untuk menyaring semua situs-situs lain sampai dengan Maret 2007.

Setiap ISP yang berdiri harus disetujui oleh kedua Perusahaan Telekomunikasi Iran (TCI) dan Departemen Kebudayaan dan Bimbingan Islam, dan harus menerapkan sensor untuk isi untuk situs web dan e-mail.

ISP akan menghadapi hukuman berat jika mereka tidak mengikuti aturan tersebut.

Setidaknya sudah dua belas ISP telah ditutup karena menolak untuk memberlakukan filter terhadap isi website yang bisa di akses di Iran. Ada sekitar 15.000 situs dilarang oleh pemerintah Iran. Sebelum pelanggan dapat mengakses layanan penyedia internet, mereka pertama kali harus berjanji secara tertulis tidak untuk mengakses situs “non-Islam” situs. Pada tahun 2008, Iran telah memblokir akses ke lebih dari lima juta situs internet, yang isinya sebagian besar dianggap sebagai tidak bermoral dan anti-sosial.

Dalam beberapa tahun terakhir, penyedia layanan Internet telah diberitahu untuk memblokir akses website yang berisi pandangan politik, hak asasi manusia dan Situs situs kewanitaan dan weblog mengekspresikan perbedaan pendapat atau dianggap porno dan anti-Islam.

Larangan itu juga telah menargetkan situs populer jaringan sosial seperti Facebook dan YouTube , serta situs berita.
Mesin sensor Utama Iran adalah kontrol perangkat lunak konten SmartFilter , dikembangkan oleh San Jose perusahaan Secure Computing . Namun, Secure membantah pernah telah menjual perangkat lunak ke Iran, dan menuduh bahwa Iran secara ilegal menggunakan perangkat lunak tanpa lisensi.

Pada 2006, Iran SmartFilter dikonfigurasi untuk menyaring lokal Persia bahasa situs-, dan memblokir situs-situs berbahasa Inggris terkemuka, seperti situs web untuk New York Times , Amazon.comIMDB.com dan agar

Perangkat lunak tersebut efektif menghalangi akses ke sebagian porno situs, gay dan lesbian situs, situs politik reformis, media berita, situs yang menyediakan tool untuk membantu pengguna mensamarkan identitas dirinya di internet, dan situs lainnya nebulously didefinisikan sebagai tidak bermoral di berbagai alasan.

6. China
Sensor internet di Republik Rakyat Cina dilakukan dengan berbagai undang-undang dan peraturan administrasi.

Tidak ada undang-undang khusus atau peraturan yang jelas jelas mengatur sensor Internet.

Sesuai dengan undang-undang, lebih dari peraturan Internet enam puluh telah dibuat oleh Republik Rakyat Cina (RRC) pemerintah, dan sistem sensor yang keras dilaksanakan oleh cabang-cabang provinsi negara milik ISP , perusahaan bisnis, dan organisasi.

Sensor ini tidak diterapkan di Hong Kong dan Macau , karena mereka adalah entitas khusus yang diakui oleh perjanjian internasional hak dengan independen kekuasaan kehakiman dan tidak tunduk pada hukum yang sebagian besar RRC, termasuk mereka yang membutuhkan pembatasan aliran bebas informasi.

Eskalasi pemerintah upaya untuk menetralisir pendapat online kritis muncul setelah serangkaian besar anti-Jepang,-polusi anti-korupsi protes anti, dan kerusuhan etnis, banyak yang terorganisasi atau dipublikasikan menggunakan instant messaging jasa, chat room, dan pesan teks .

Ukuran pembatasan internet dikabarkan di lebih dari 50.000 komentar Kritis muncul di forum internet , blog , dan portal utama seperti Sohu dan Sina biasanya terhapus dalam beberapa menit.

Rezim tidak hanya blok konten situs web tetapi juga memonitor akses Internet individu. Amnesty International mencatat bahwa China “memiliki jumlah terbesar yang pernah dicatat wartawan dipenjarakan dan pembangkang cyber di dunia.” Tindak pidana yang mereka dituduh termasuk berkomunikasi dengan kelompok-kelompok luar negeri, menentang penganiayaan Falun Gong , menandatangani petisi online, dan menyerukan reformasi dan mengakhiri korupsi

Sekarang ini Cina sudah memiliki sebuah sistem penyaringan internet yang canggih. Internet di Cina hanya terhubung dengan dunia luar secara terbatas, bahkan semua komputer yang dibeli di Cina akan dilengkapi dengan program filter dari pemerintah, yang dinamakan Green Dam atau Bendungan Hijau. Dengan ini komputer dapat disetir dari jauh.

Tujuannya hanya untuk melindungi anak muda dari pornografi dan dari konten merugikan lainnya di internet. Demikian pernyataan pejabat pemerintahan Cina. Tetapi tetap saja muncul banyak protes. Dan filter baru ini akan dipakai untuk bereaksi terhadap kata-kata kunci tertentu.

Tidak cukup hanya itu, Cina juga masih mempekerjakan sekitar 30.000 sampai 50.000 polisi internet yang bertugas mengawasi dan menyensor isi internet. Dengan software baru ini pemerintah Cina mengambil langkah yang menentukan. Dengan ini mereka memperketat sistem pengawasannya dari infrastruktur internet sampai ke komputer para pengguna internet.

Pakar komputer Jerman Fischer menjelaskan: Selama ini kalau orang memakai internet di Cina, komputer masih menjadi teman kita. Sekarang semua diwajibkan memasang program yang langsung dikirim ke komputernya dan ini dapat mempunyai pengaruh yang amat besar. Pada dasarnya ini pengawasan secara menyeluruh. Sekarang komputer bukan teman lagi, yang dapat mengakali firewall misalnya, tetapi komputer ini langsung menjadi musuh penggunanya.

Program baru ini mirip dengan software kuda Trojan. Dengan program ini komputer pribadi dapat disetir dari jauh. Tanpa sepengetahuan pemilik komputer, dapat dilakukan update atau menginstal program lain ke komputernya. Pada dasarnya ini memungkinkan pengawasan total dan juga akses ke perangkat penyimpan memory. Di Cina tindakan yang melanggar hak privasi secara menyeluruh ini mengundang aksi protes.

7. Syria

DI sana Setiap blogger yang mengekspresikan segala bentuk sentimen anti-pemerintah, atau segala jenis saran yang dapat “membahayakan persatuan nasional”, ditangkap. Selain itu, situs yang mengkritik pemerintah langsung diblokir. Pemilik warnet diharuskan untuk meminta identitas semua pelanggan mereka, meninggalkan nama pendaftaran dan lama penggunaan lalu melaporkannya kepada pihak berwenang.
8. Tunisia

Provider internet service di Tunisia harus melaporkan kepada pemerintah IP Address dan informasi pribadi para blogger. Seluruh traffic harus melalui jaringan sentral yang dipantau pemerintah. Tunisia juga memblokir ratusan website ( seperti pornography, mail, search engine cached pages, online documents, conversion and translation services) dan peer-to-peer dan FTP transfer.

situs-situs populer seperti YouTube dan The Daily Motion juga penah di sensor. Sensor ini juga membungkam situs kuliner yang tidak secuilpun memuat masalah politik. Hal tersebut akhirnya membangkitkan para penentang , dengan protes dan petisi yang bertujuan mengumpulkan 10 ribu tanda tangan anti sensor. Sejauh ini sudah terhimpun 4000 tanda tangan. Para aktivis membanjirkan situs dan jaringan internet dengan foto dan video.

Pemrotes terbaru menyebut diri Seyyeb Saleh. Diawali di Facebook dan Twitter sebelum akhirnya membuka situs sendiri dan bisa meraih 6500 pengikut serta merangkul sekelompok aktivis muda untuk mengelola dan mempromosikannya.

Salah satu penyelia Seyyeb Saleh, kepada siaran bahasa Arab Radio Nederland menyatakan bahwa istilah Seyyeb Saleh sebenarnya adalah dialek Tunisia yang berarti “beri aku kebebasan.” “Inisiatif kami spontan saja, keluar setelah internet disensor di Tunisia.” Para pengunjung situs didorong untuk membuang rasa takut bahkan tampil dengan wajah segala dalam berprotes itu. Situs web http://ammar405.tumblr.com yang diblok beberapa jam setelah diluncurkan, menampilkan para pemprotes lengkap dengan nama mereka dalam upaya mengejek bahkan memprovokasi aparat sensor Tunisia.

Blog milik Lina Ben Mehenna, profesor pada Universitas 19 April, sempat dua kali diblokir. Sekarang ia ikut protes. Kepada siaran Arab Radio Nederland Lina menyatakan, “Di masa lalu protes anti sensor selalu disponsori elit politik atau aktivis hak-hak asasi manusia, karena waktu itu hanya situs web mereka yang diblokir. Tetapi sekarang sensor merambat ke situs yang tidak berkaitan dengan politik, termasuk foto, video atau situs web untuk saling bertukar musik. Kemudian juga situs kuliner bahkan situs seni budaya serta teater.”

Moez al Bay, wartawan Radio Kalema mengatakan, blokade situs web yang selama ini menyalurkan ekspresi kawula muda pengguna internet, malah merangsang protes mereka. Padahal situs mereka sama sekali tidak berbau politik.

9. Vietnam

Mengikuti jejak China, Pemerintah Vietnam diduga sedang mengembangkan bahwa perangkat lunak untuk melakukan sensor yang ketat di internet

Pemerintah Vietnam juga telah mengeluarkan peraturan baru yang mencakup warung Internet dan penyedia layanan internet di Hanoi, seolah-olah dirancang untuk menindak pelanggaran hacking dan layanan lainnya. Namun aturan tersebut dikaburkan, sehingga menjadi sebuah software untuk mengamati gerak-gerik pengguna internet.

Berdasarkan aturan baru tersebut, server domain harus menginstal salinan dari Layanan internet melalui perangkat lunak yang disediakan oleh negara.

Tidak ada yang cukup tahu apa software yang dipunyai oleh pemerintah Vietnam tesebut, tapi aktivis di AS khawatir bahwa dapat digunakan untuk melarang penggunaan Internet di negara yang telah melihat informasi internet dan jejaring sosial sebagai bahaya yang mengancam.

“Sekarang ada 25.000.000 pengguna internet Vietnam, dan pemerintah takut bahwa orang-orang memiliki tempat yang relatif bebas dari sensor di mana mereka dapat bertukar pandangan mereka,” kata Duy Hoang, juru bicara dengan Viet Tan, partai politik pro-demokrasi yang kritis terhadap pemerintah Vietnam.

“Pemerintah tidak menginginkan sumber-sumber informasi yang independen,” katanya.

Laporan media setempat mengatakan bahwa perangkat lunak ini dikembangkan oleh National University of Hanoi, dan diharapkan untuk diinstal di semua kafe yang berjumlah 4.000 pada tahun 2011 mendatang

Pemerintah Vietnam juga telah meminta Yahoo, Google dan Microsoft untuk memberikan informasi dari semua blogger yang menggunakan platform mereka. Pemerintah telah menciptakan badan khusus untuk memonitor konten terbuka di Internet, memblokir situs-situs penting bagi pemerintah Vietnam, ekspatriat partai politik, dan organisasi hak asasi manusia internasional.

10. Turkmenistan

Untuk sebagian besar orang Turkmenistan, Internet merupakan suatu kemewahan karena biayanya yang sangat tinggi. Ini merupakan strategi yang diterapkan pemerintah untuk mencegah warga biasa menggunakan internet. Biaya selama Satu jam akses Internet pada warnet yang biaya sekitar $ 2,10, Sedangkan biaya di rumah $ 0,42 per jam di samping bulanan biaya berlangganan sebesar $ 4.20. harga tersebut terlalu tinggi di negara mana, meskipun kekayaan energi besar, sekitar 30 persen dari penduduknya hidup dalam kemiskinan, dan gaji bulanan rata-rata adalah sekitar $ 200. ”

Penyedia layanan internet hanya pemerintah, akses ke banyak situs banyak yang di-blokir, semua account email Gmail, Yahoo dan Hotmail juga dipantau. Facebook dan lain-situs jaringan sosial seperti Odnoclassniki Rusia (Classmates) diblokir, bersama dengan banyak situs berita asing dan YouTube. Selain itu, situs Web yang dijalankan oleh organisasi hak asasi manusia dan lembaga pers juga diblokir, dan setiap upaya untuk menghindari sensor bisa memiliki konsekuensi serius.

Nov 22

photoTahun 2009 yang telah dicanangkan pemerintah sebagai tahun Indonesia Kreatif, semakin jelas adalah Omong Kosong. Karena sudah menginjak tahun 2010, industri kreatif kreatif bidang teknologi informasi komunikasi (TIK) masih merasa belum didukung pemerintah.
Minimnya dukungan terlihat dari birokrasi yang kaku dan masih konvensional. Masalah ini rawan menjadi penyebab sulit berkembangnya industri TIK dalam negeri. Padahal sektor TIK merupakan lahan potensial untuk mengerakkan ekonomi bangsa.
Coba lihat kesan para pelaku Industri Kreatif Indonesia terhadap dukungan Pemerintah.

“Terus terang, kita ini sulit mengakses pemerintah kota (Bandung) untuk mensosialisasikan hal ini. Selama ini kita masih sulit ngobrol dengan pengelola kota. Ngobrolnya masih underground, masih sesama kita saja. Susah sekali ngobrol dengan pemda” jelas Ridwan salah seorang pelaku industri kreatif di Bandung.

Simak pula Blognya Imam Brotoseno Yang bilang Dalam seminar dan diskusi yang membosankan itu, jelas sudah bahwa Pemerintah tidak punya visi bagaimana memahami industri kreatif itu. Bayangannya otak - otak manusia Indonesia harus kreatif, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan memajukan ekpsor. Pemerintah hanya tut wuri handayani. Padahal tidak sesimpel itu. Ada hal hal yang perlu dipikirkan mulai law enforcement, birokrasi dan apresiasi. Belum masalah disintegrasi antar Departemen yang amburadul. Sampai sekarang Departemen Perindustrian, Departemen Perdagangan, Kementerian Riset dan Teknologi, Departemen Komunikasi dan Informasi, Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata belum memiliki pemetaan tentang industri kreatif.

Ada lagi Contoh kecil yaitu Nightspade, salah satu software development asal Bandung. Hanya untuk mendapatkan stempel dari Departemen Hukum dan HAM, perlu proses birokrasi yang berbelit-belit dan lama.

“Kita butuh akta perusahaan dalam Bahasa Inggris. Mau dapat cap saja susah dan lama. Padahal semua persyaratan sudah lengkap,” keluh Garibaldy W Mukti, Chief Marketing Officer Nightspade saat di wawancara sama DETIKINET di bandung beberapa waktu lalu
Akta perusahaan tersebut, lanjutnya, diperlukan untuk mendapatkan lisensi dari Apple–vendor gadget, ponsel dan komputer ternama.

Lisensi ini diperlukan agar bisa menjual aplikasinya di Apple Store. Tidak banyak perusahaan asal Indonesia yang memiliki lisensi ini.
“Mereka minta sertifikat tanda perusahaan dan harus dalam Bahasa Inggris. Kita harus translate dari Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris. Hal semudah itu ternyata tidak mudah dalam kenyataannya,” katanya.

Perlu waktu sampai dua bulan bagi Nightspade untuk mendapatkan akta perusahaan dalam Bahasa Inggris. Prosesnya jauh lebih lama ketimbang mendapatkan lisensi dari Apple yang hanya dua hari.

“Menurut mereka, untuk bikin sertifikat dalam Bahasa Inggris harus ada kontrak dengan perusahan luar negeri. Lah, ini kan kita perlukan untuk mendapatkan kontrak dengan perusahaan luar negeri. Akhirnya kita minta bantuan dari salah seoran teman yang kebetulan bekerja di departemen tersebut. Dan bisa,” paparnya.

Memang untuk mendapatkan lisensi perusahaan, Apple menerapkan aturan yang lebih sulit ketimbang personal. Namun secara branding, aplikasi buatan perusahaan biasanya lebih terorganisir dengan baik. Walaupun belum tentu lebih bagus.

pns“Kalau personal tinggal daftar saja. Kalau perusahaan itu harus dilengkapi dengan dokumen-dokumen seperti akta perusahaan tersebut. Ketimbang personal, kita lebih memilih perusahaan. Karena statusnya beda. Orang akan melihat aplikasi yang dibeli dan kalau yang buatan perusahaan terlihat lebih well organize,” tandasnya.
Itu baru soal hal kecil saja, padahal di saat Indonesia masih berkutat ngurusin soal spele kayak gitu coba lihat keluar di mana China, Taiwan,Jepang dan India sekarang bisa dibilang adalah salah satu kekuatan IT baru, China-Taiwan kuat di HardWare dan India di SoftWare.

Kita semua tahu bahwa hampir semua perangkat Handphone, MainBoard, Notebook dan NetBook berbagai merk dari Apple, IBM, HP, Dell hingga Zyrex pun, semua di assembly dari China atau Taiwan.

Kalau Indonesia Richard K. (Wakil Presiden Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia) pernah bilang kalau Indonesia telah tertinggal 20 tahun dari China atau Taiwan dalam Hal bisnis Hardware ini.

Tentang India jelas sudah semua tahu hampir semua bisnis Software di Amerika telah di outsource di India, sebagai gambaran tentang bisnis perputaran uang dalam dunia itu rata-rata mencapai 1,4 triliun dolar AS dengan tingkat pertumbuhan 12 persen.
Angka itu termasuk untuk packaged software senilai 400 miliar dolar AS dan non-packaged 1 triliun dollar AS, dan separuh dari angka 1,4 triliun dolar AS tersebut merupakan porsi AS.

Sementara itu, perputaran uang di dunia software di Indonesia, mencapai Rp2,5 triliun hingga Rp3 triliun. Indonesia hanya sedikit menelurkan orang-orang yang terspesialisasi di dunia teknologi informasi, yakni hanya 35.000 orang per tahun, meskipun dunia pendidikan sanggup menghasilkan pekerja bidang tersebut hingga 115.000 orang per tahun.

Bandingkan dengan China yang menelurkan 600 ribu insinyur teknologi informasi baru per tahun atau India 350.000 insinyur, AS 70.000 baru per tahun, para pembuat program di Indonesia belum digaji secara layak dengan rata-rata gaji Rp 2 juta hingga Rp 10 juta per bulan meskipun memiliki kualitas yang tidak kalah. Sementara di Singapura saja programmer digaji Rp20 juta hingga Rp90 juta per bulan. Saat ini software outsourcing sudah semakin populer di dunia, dengan AS menjadi pelaku outsourcing pekerja dari Eropa Barat, India dan China, sementara Eropa Barat menjadi pelaku outsourcing dari China, India, Amerika Selatan dan Eropa Timur.

Perusahaan-perusahaan teknologi informasi dunia masih terpusat di AS dan Eropa Barat, bahkan India yang dikenal sebagai raksasa software hanya sedikit memiliki perusahaan besar yang bergerak di bidang itu.

Sebagian besar pekerja teknologi informasinya nya hanya bekerja sebagai “kuli” di perusahaan-perusahaan besar di AS tersebut. Pekerja teknologi informasi Indonesia masih sulit masuk ke perusahaan-perusahaan dunia. Ini mengkhawatirkan. Perusahaan outsourcing software’ dari luar yang beroperasi di Indonesia kebanyakan dari Singapura dan Malaysia.

Nov 21

Pernahkah ketika kita sedang memakai modem TelkomFlash di notebook kita untuk berselancar ke Internet dan kita nyasar ke Situs porno, lantas yang terbuka malah muncul pesan

“ACCESS IS DENIED DUE TO SECURITY POLICY ENFORCEMENT”

itu artinya ISP yang anda gunakan menggunakan DNS Nawala, Apa itu Nawala, Menurut situsnya di nawala.org DNS, Nawala adalah layanan sistem penyaring berdasarkan nama Domain Name System yang didukung oleh berbagai pihak, yaitu pelaku bisnis warnet, Kemkominfo, dan PT. Telkom sebagai BUMN penyedia jasa layanan internet di Indonesia.

DNS Nawala secara spesifik menyaring segala jenis konten negatif, seperti Pornografi, Judi, situs Phising (penyesatan) serta situs yang mengandung Malware (software berbahaya).

Dengan sistem pengelolaan database terpusat pada server DNS, ia mempermudah pengontrolan terhadap berbagai situs negatif. Selain itu, tool ini juga melibatkan masyarakat umum yang setiap saat memberikan masukan tentang mana saja situs yang berkandungan negatif, sehingga bisa penggunaan internet lebih mengarah pada hal-hal yang bersifat negatif.

Tapi selama ini yang difilter oleh nawala itu pasti situs porno, ketika saya cari di google ternyata banyak juga yang mengkritik bahwa kerap kali nawala salah sasaran, coba simak salah satunya di Blog ini, http://formulablogger.com/access-is-deni….

“Niat Pemerintah RI untuk memblokir semua situs porno, berimbas pada situs-situs tertentu yang bukan situs porno ikutan tidak bisa diakses.
Bahkan saat menggunakan Telkom Speedy untuk akses infolinks.com, dan menggunakan Telkomsel flash untuk akses conduit.com ikutan terkena ACCESS IS DENIED DUE TO SECURITY POLICY ENFORCEMENT
Mengapa? Bisa terjadi seperti ini?.Sekali lagi Indonesia akan mundur Teknologi Informasi-nya. dan akan tertinggal dengan negara lain!!!!!!
Mengapa Tidak di blokir semuanya seperti Facebook, Blogspot, wordpress, dan Twitter!!!! biar kita semua terisolir dari Infomasi.”

Ada juga yang kasih tahu bahwa Google adsense juga kadang kena tembak juga, coba lihat di http://cossierandi.com/target-situs-porn…

“Saya harap Kemenkominfo akan lebih teliti dan segera men filter lagi situs yang mengandung unsur konten dewasa dan yang bukan konten dewasa. Dan yang penting jangan memblokir link dari Google Adsense. Banyak peblogger yang menggantungkan hidupnya dari Google Adsense. Termasuk saya, meski hanya bisa sekedar buat jajan coklat..”

Tapi ternyata Filter Nawala bisa di tembus juga, yaitu dengan merubah IP kita seakan akan kita ada di luar negeri. Tools nya sendiri bisa di download disini, pertama setelah kita download kita tinggal mengekstraknya lalu jalankan file RealHideIP-4.0.6.8.exe, lalu jalankan Patch.exe agar menjadi Full Version.

Dan setelah itu rubah Ip Address sesuai Zona Negara yang diinginkan, dan maka kita pun dianggap sedang tidak berada di Indonesia.

Jadi pesan buat Menkominfo Tifatul, cobalah perbaiki lagi Nawala nya, ternyata masih gampang di jebol tuh Pak…

Buat share juga disini Di Internet ada satu Situs yang berdedikasi agar orang bisa melakukan membuka blokir internet. Yaitu Floss yang menyediakan manual yang diberi nama How to Bypass Internet Censoship atau dalam bahasa Indonesia Bagaimana Cara Menembus Sensor Internet. MAnual ini dalam bentuk Ebook yang bisa di Download disini, semoga bisa membantu

Nov 14

Ingat pada postingan saya yang dahulu, tentang Wajah Industri IT Indonesia yang berbasis Kreatif, kini di tahun 2010 Hal itu makin menampakkan kenyataannya.

Makin banyak bermunculan para Digital Entreupreneurship bermunculan, tak perlu modal besar, tak perlu kantor mewah. Yang dibutuhkan adalah keje lian melihat peluang bisnis, berinovasi tanpa henti, dan kemauan membangun bisnisnya. Itulah kunci menjadi webpreneur atau usahawan di bidang digital.

Umumnya mereka adalah anak muda yang memiliki konsep original dan unik yang tak terpikirkan oleh kebanyakan orang. Bidang yang mereka geluti sangat beragam.

Aria Rajasa Masna, 27 tahun, salah satunya. Bersama rekannya, Anang Pradipta dan Setyagus Sucipto, mereka mencoba mencemplung di bisnis dunia maya dengan membangun situs gantibaju. com, yang khusus menjual kaus untuk anak muda.

Awalnya tak mudah. Tapi, berkat usaha keras dan inovasi tanpa henti, Aria berhasil membangun bisnis gantibaju.com selama 1,5 tahun menjadi salah satu e-commerce sukses saat ini. Omzetnya hingga ratusan juta rupiah per bulan.

Yang unik, sistem yang mereka gunakan adalah crowdsource, yakni seluruh desain berasal dari pengunjung situs tersebut. Desain yang paling banyak dipilih kemudian mereka cetak dan jual.

Potensi dan keunikan itulah yang membuat juri SparxUp Award 2010 menobatkan Aria sebagai webpreneur paling menjanjikan. Ia mengalahkan 345 peserta lain dalam acara yang berlangsung di lantai F3 FX X’ter itu Sabtu pekan lalu.

Kompetisi yang digagas Rama Mamuaya, Co-Founder DailySocial.net, ini memang bertujuan mendorong anak-anak muda memulai usaha sendiri dengan memanfaatkan teknologi sebagai medianya. Dan yang terpenting, modal tak terla lu besar.

Menurut Committee Chairman SparxUp Award, Herman Kwok, untuk melangkah menjadi webpreneur, tak perlu modal banyak. “Dari peserta yang terdaftar, banyak yang bermodal kurang dari Rp 10 juta,” ujar Herman.

Bahkan kartumu.com, yang dikembangkan anak-anak muda lulusan Institut Pertanian Bogor, hanya bermodal semangat. “Kami kumpul, punya ide sejalan, lalu beli domain dan hosting. Modalnya kurang dari Rp 1 juta,” ujar Hadikusuma Wahab, salah satu pendiri situs ini.

Nukman Luthfie, Online Strategist Virtual Consulting, mengatakan, dalam dua tahun terakhir, entrepreneur digital terus bermunculan. “Acara ini ibaratnya membuka kotak pandora,” kata Nukman .

Nukman menambahkan bahwa bisnis online sudah lama ada di Indonesia.
Mereka umumnya bermodal besar. Namun bisnis itu rontok pada 1998 akibat krisis ekonomi. Lima tahun lalu, bisnis ini kembali bergeliat.

Lalu, gelombang sosial media menerpa Indonesia. Pendekatan bisnis online pun jauh berbeda dari sebelumnya. Mereka lebih banyak memanfaatkan komunitas sosial sebagai basis bisnis.

Merambah pasar dunia maya dengan inovasi dan ide segar saja terkadang tak cukup. Diperlukan pelajaran dari sebuah kegagalan. Karena itu, Nukman menyarankan agar tidak terlalu memikirkan nilai bisnis dan uang yang bakal mengalir.

Dia mencontohkan, Facebook, Twitter, Kaskus, atau Koprol awalnya pun seperti itu. “Yang penting inovasi dulu. Soal bisnis, nanti akan ikut dengan sendirinya,” ucap Nukman.

Lantas bagaimana cara mereka bisa sukses. Memang ada beberapa “bekal” yang memang sudah terbukti ampuh, setidaknya ada lima rambu yang harus diperhatikan sebelum seseorang terjun ke bisnis di dunia maya.

  1. Hidup dengan budaya online Pebisnis melalui dunia maya diwajibkan menyelami Internet setiap hari sehingga dapat memahami seluk-beluk “kehidupan” di dalamnya berikut perilakunya. Apabila tidak terbiasa dengan “gaya hidup online”, seseorang tidak akan memiliki kebiasaan merespons dengan cepat setiap e-mail atau tweet yang muncul serta budaya di forum dan lain sebagainya. Jadi tidak hanya Facebook-an atau Twitter-an.
  2. Bangun kepercayaan . Yang membuat sebuah toko online mendatangkan penghasilan dan untung besar bukanlah kedatangan pembeli baru, melainkan pembeli yang datang kembali alias re-purchase. Untuk itu, membangun kepercayaan sangatlah penting. Caranya: Pertama, Bangun awareness dan branding yang terfokus. Jangan berganti ganti identitas. Kedua, Bergabunglah dengan forum atau milis dengan identitas yang konsisten. Ketiga, Buatlah situs web atau blog dengan identitas yang jelas sehingga calon pembeli mudah menghubungi Anda. Keempat, Cantumkan testimoni pelanggan. Kelima, Upayakan setiap barang yang telah dipesan sampai tepat waktu. Keenam, Respons dengan cepat setiap per mintaan yang masuk. Jangan lebih dari 1 x 24 jam.
  3. Pajang produk dengan jelas sehingga menarik perhatian orang untuk membeli Selain pada teks, kekuatan berbisnis online ada pada visualisasi. Deskripsikan produk dengan foto yang menarik dan bisa dilihat dari berbagai sisi, sehingga pembeli paham betul detail barang yang akan dibeli. Contohnya menjual tas. Munculkan dengan visualisasi dari depan, samping, bagian dalam, logo, dan sebagainya. Ingat, memuaskan mata calon pembeli adalah kunci untuk menarik perhatian dalam pemasaran online.
  4. Buat proses jual-beli yang sederhana Semakin banyak kolom yang harus diisi calon pembeli, semakin besar kemungkinan gagal. Biasanya, karena takut dibohongi pembeli, penjual akan meminta data selengkap mungkin yang akibatnya malah membuat calon pembeli pergi.
  5. Manfaatkan jejaring sosial Jejaring sosial mampu memperluas jaringan usaha, mendengar suara konsumen, dan berinteraksi langsung dengan mereka.
Nov 13

Sejarah Ethernet

Robert Metcalfe mengembangkan Ethernet pertama kali di Pusat Riset Xerox Palo Alto yang terkenal (PARC) pada tahun 1972. Orang-orang di Xerox PARC telah mengembangkan workstation personal dengan antarmuka pengguna grafis. Mereka membutuhkan teknologi jaringan untuk workstation dengan printer laser yang baru dikembangkan mereka. (Ingat, PC pertama, MITS Altair, tidak diperkenalkan ke publik sampai tahun 1975.)

Metcalfe awalnya menamakan sebagai jaringan Alto Aloha Network. Ia mengubah nama untuk Ethernet pada tahun 1973 untuk membuat jelas bahwa semua jenis perangkat bisa terhubung ke jaringannya. Dia memilih nama “eter” karena jaringan yang dibawa bit untuk setiap workstation dengan cara yang sama bahwa para ilmuwan pernah berpikir gelombang disebarkan melalui ruang oleh “eter luminiferous.”
Publikasi pertama Metcalfe’s tentang Ethernet eksternal untuk publik adalah pada tahun 1976. Metcalfe meninggalkan Xerox, dan pada tahun 1979 Digital Equipment Corporation (DEC), Intel, dan Xerox untuk menyepakati standar umum yang disebut DIX Ethernet.
Pada tahun 1982, Institute of Engineers Listrik dan Elektronika (IEEE) mengadopsi standar yang berbasis pada Ethernet Metcalfe.

Proses standardisasi teknologi Ethernet akhirnya disetujui pada tahun 1985 oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), dengan sebuah standar yang dikenal dengan Project 802. Standar IEEE selanjutnya diadopsi oleh International Organization for Standardization (ISO), sehingga menjadikannya sebuah standar internasional dan mendunia yang ditujukan untuk membentuk jaringan komputer. Karena kesederhanaan dan keandalannya, Ethernet pun dapat bertahan hingga saat ini, dan bahkan menjadi arsitektur jaringan yang paling banyak digunakan.

Apa itu Ethernet

Ethernet bisa digambarkan sebagai sebuah sistem yang menghubungkan komputer dalam sebuah bangunan atau dalam local area.
Ini terdiri dari hardware (kartu antarmuka jaringan), perangkat lunak, dan kabel digunakan untuk menghubungkan komputer. Semua komputer pada Ethernet yang terpasang pada data link bersama, sebagai lawan dari jaringan point-to-point tradisional, di mana satu perangkat tersambung ke perangkat lain tunggal. Karena semua komputer berbagi data link sama pada jaringan Ethernet, jaringan membutuhkan protokol untuk menangani keadaan jika beberapa komputer ingin mengirimkan data pada saat yang sama, karena hanya satu yang dapat bicara pada satu waktu tanpa menyebabkan gangguan. penemuan Metcalfe’s memperkenalkan beberapa arti pembawa tabrakan akses mendeteksi (CSMA / CD) protocol. CSMA / CD mendefinisikan bagaimana komputer harus mendengarkan jaringan sebelum transmisi. Jika jaringan sepi, komputer dapat mengirimkan data. Namun, masalah timbul jika lebih dari satu komputer mendengarkan, mendengar keheningan, dan mengirimkan pada saat yang sama: bertabrakan data. Tabrakan-mendeteksi bagian dari CSMA / CD mendefinisikan sebuah metode di mana komputer transmisi kembali setelah tabrakan terjadi dan secara acak berusaha untuk memulai kembali transmisi. Ethernet awalnya dioperasikan pada 3 Mbps, tapi hari ini beroperasi pada kecepatan mulai dari 10 Mbps (yang 10 juta bit per detik) untuk 10 Gbps (yang 10 milyar bit per detik).

Perkembangan Ethernet

Ketika masa awal Metcalfe mengembangkan Ethernet, Jaringan komputer dibuat dengan menghubungkan dengan sebuah kabel tembaga tunggal. Keterbatasan fisik sepotong kabel tembaga mencatat sinyal-sinyal listrik dibatasi seberapa jauh jarak komputer satu sama lain pada sebuah Ethernet. Repeater membantu meringankan keterbatasan jarak. Repeater adalah alat kecil yang meregenerasi sinyal listrik pada kekuatan sinyal asli. Proses ini memungkinkan Ethernet untuk bisa memperpanjang melintasi lantai kantor yang mungkin melebihi batasan jangkauan Ethernet. Penambahan atau penghapusan perangkat pada kabel Ethernet mengganggu jaringan untuk semua perangkat yang terhubung lainnya. perangkat yang disebut hub Ethernet memecahkan masalah ini.
Pertama, masing-masing port pada hub sebenarnya repeater.

Kedua, hub menyederhanakan tips Ethernet dan administrasi. Sebagai jaringan tumbuh lebih besar, perusahaan harus sesuai komputer lebih banyak dan lebih ke sebuah Ethernet.

Hub dan Repeter ini bekerja pada Physical Layer dalam model OSI. Fungsi dari Hub dan Repeater ini sederhananya adalah meneruskan paket data yang dikirim dari PC tanpa memiliki kecerdasan seperti Router yang memiliki filtering destination baik IP, MAC Address dan lain-lain sehingga hanya memiliki kemampuan meneruskan saja ke alamat yang akan dituju.

Data yang dikirim oleh sebuah computer akan disampaikan ke tujuan dengan menyebarkan berita (broadcast) ke seluruh computer yang terhubung dalam satu terminal (Hub/Repeater), akibatnya seluruh computer yang terhubung akan menerima paket data dan jika dalam waktu yang bersamaan ada computer lain yang mengirim paket data maka yang terjadi adalah crush atau tumbukan data, dan ini akan mempengaruhi kelancaran arus data dalam jaringan tersebut. Computer-computer yang berada dalam LAN yang sama akan memiliki broadcast yang sama atau yang disebut broadcast domain. Hub dan Repeater tidak memiliki kemampuan untuk meneruskan data ke computer lain yang berada dalam broadcast domain atau network ID yang lain, oleh sebab itu IP Address yang diberikan pada computer yang berada dalam LAN yang sama biasanya memiliki network yang sama pula.

Sebagai contoh yang dimaksud dengan satu broadcast domain adalah :
PC A yang berada dalam 1 network dan 1 terminal dengan IP 192.168.1.4 sampai dengan 192.168.1.52 dengan subnet 255.255.255.0 dan PC B yang berada dalam 1 network lain dan 1 terminal dengan IP 192.168.2.6 sampai dengan 192.168.2.70 dengan subnet 255.255.255.0 maka PC A yang berada pada network 192.168.1.4 disebut 1 broadcast domain dan PC B yang berada pada network 192.168.2.6 berada pada broadcast domain yang lain.

Protokol yang digunakan adalah Ethernet IEEE 802.3 menggunakan pola aliran data Carrier Sense Multiple Access Collision Detection (CSMA-CD), dengan definisi : yaitu suatu cara computer untuk memeriksa jaringan apakah ada pengiriman data oleh pihak lain. Jika tidak ada pengiriman data maka data oleh pihak lain tersebut baru akan dikirimkan. Umumnya jaringan Ethernet dipakai hanya untuk transmisi half-duplex, yaitu pada suatu saat hanya dapat mengirim atau menerima saja.

Hub dan Repeater hanya memiliki 1 collision domain, sehingga seluruh computer yang terhubung jika salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.

Mengapa kita harus mempelajari Ethernet

Ethernet dikembangkan pada tahun 1972 sebagai cara untuk menghubungkan komputer dengan printer laser yang saat itu baru dibuat.
Hal itu diakui bahkan pada waktu itu sebagai sebuah terobosan teknologi yang luar biasa.
Namun, sedikit orang mengira bahwa keberhasilan menghasilkan teknologi untuk menghubungkan komputer dan perangkat akan mengubah komunikasi manusia pada skala yang sama dengan penemuan bisnis telepon dan perubahan pada skala Revolusi Industri.

Beberapa protokol bersaing telah muncul sejak 1972, namun tetap Ethernet standar dominan untuk menghubungkan komputer ke jaringan area lokal (LAN). Selama bertahun-tahun Ethernet dominan dalam jaringan rumah juga.

Ethernet adalah cara berbagi resource di mana stasiun akhir (komputer, server, dan sebagainya) semua memiliki akses ke media transmisi pada waktu yang sama. Hasilnya adalah bahwa hanya satu perangkat dapat mengirimkan informasi pada satu waktu.
Mengingat keterbatasan ini, ada dua solusi yang layak:

  • Gunakan mekanisme pembagian: Jika semua stasiun akhir dipaksa untuk berbagi data lewat kabel data, harus ada aturan untuk memastikan bahwa setiap stasiun akhir menunggu gilirannya sebelum transmisi. Dalam hal transmisi simultan, harus ada aturan untuk mentransmisi.
  • Bagilah segmen berbagi, dan melindungi mereka:

Solusi lain keterbatasan sumber daya bersama adalah dengan menggunakan perangkat yang mengurangi jumlah stasiun mengakhiri berbagi sumber daya pada suatu waktu tertentu.

Ethernet Collisions

Dalam LAN tradisional, para user semua akan berbagi port yang sama pada perangkat jaringan dan akan berebut bandwidth.
Keterbatasan utama seperti setup adalah bahwa hanya satu perangkat dapat mengirimkan pada suatu waktu. Segmen yang berbagi sumber daya dengan cara ini disebut collision domain, karena jika dua atau lebih perangkat transmisi pada waktu yang sama, informasi yang “bertabrakan,” dan titik akhir keduanya harus mengirim ulang informasi mereka (pada waktu yang berbeda). Biasanya perangkat baik menunggu sejumlah waktu acak sebelum mencoba untuk mentransmisikan data kembali.
Metode ini bekerja dengan baik untuk sejumlah kecil pengguna segmen, dimana masing-masing memiliki kebutuhan bandwidth yang relatif rendah. Karena meningkatnya jumlah pengguna, efisiensi collision domain menurun tajam, ke titik di mana akan terjadi overhead lalu lintas (manajemen dan kontrol) jaringan.

Segmen kecil
Segmen dapat dibagi untuk mengurangi jumlah pengguna dan meningkatkan bandwidth yang tersedia untuk setiap pengguna dalam segmen ini. Setiap segmen baru yang diciptakan menghasilkan collision domain baru.
Lalu lintas dari satu segmen atau tabrakan domain tidak mengganggu segmen lainnya, sehingga meningkatkan bandwidth yang tersedia setiap segmen. Pada gambar berikut, segmen masing-masing memiliki bandwidth yang lebih besar, tetapi semua segmen masih pada backbone yang sama dan harus berbagi bandwidth yang tersedia.
Pendekatan ini bekerja paling baik bila perawatan diambil untuk memastikan bahwa pengguna terbesar bandwidth ditempatkan dalam segmen terpisah.

Ada beberapa metode dasar untuk membagi LAN Ethernet ke collision domain lebih:

  • Gunakan bridges untuk membagi collision domain.
  • Gunakan switch untuk menyediakan domain yang didedikasikan untuk setiap host.
  • Gunakan router untuk trafik rute antara domain (dan tidak lalu lintas rute yang tidak penting ke domain lain).

Berikut ini membahas segmentasi menggunakan bridges dan router.

multisegment

Meningkatkan Bandwidth

Selain menciptakan segmen tambahan untuk menambah bandwidth yang tersedia, Anda dapat menggunakan media yang lebih cepat seperti serat optik atau Gigabit Ethernet.
Meskipun teknologi ini lebih cepat, mereka masih merupakan media bersama, sehingga collision domain akan tetap ada dan akhirnya akan mengalami masalah yang sama sebagai media lambat.

Ethernet Segmen

Segmen adalah bentuk jaringan yang paling sederhana, di mana semua perangkat secara langsung dihubungkan.
Dalam jenis ini pengaturan, jika salah satu dari komputer akan terputus, atau jika ada yang ditambahkan, segmen dinonaktifkan.

segment

Hubs

Hub memungkinkan Anda untuk menambah dan menghapus komputer tanpa menonaktifkan jaringan, tetapi mereka tidak menciptakan collision domain tambahan.

hubs

Repeater

Repeater hanya memperpanjang jarak transmisi dari segmen Ethernet.

repeater

Bridges

Bridges adalah Layer 2 sederhana perangkat yang menciptakan segmen baru, sehingga tabrakan lebih sedikit.
Bridges harus mempelajari alamat dari komputer di setiap segmen untuk menghindari lalu lintas meneruskan ke salah
pelabuhan. Tidak seperti hub, yang biasanya digunakan untuk jaringan dengan sejumlah kecil stasiun akhir (4 sampai 8), jembatan dapat menangani jaringan yang jauh lebih besar dengan puluhan stasiun akhir.

bridge

Switched Ethernet

Sebuah switch LAN dapat dianggap sebagai kecepatan-tinggi, jembatan multiport dengan otak.
Switch tidak hanya mengizinkan setiap stasiun akhir untuk memiliki port khusus (artinya bahwa tidak ada tabrakan terjadi).
Mereka juga memungkinkan stasiun akhir untuk mengirim dan menerima pada waktu yang sama (menggunakan full duplex), sangat meningkatkan efisiensi LAN.

switch

LAN Router

Router LAN berbasis sangat memperpanjang kecepatan, jarak, dan kecerdasan Ethernet LAN.
Router juga memungkinkan lalu lintas yang akan dikirim bersama multipel path.
Router, bagaimanapun, memerlukan sebuah protokol yang umum antara stasiun router dan akhir.

lanrouter

Apa yang telah mereka berikan

Pada 1970-an Xerox Corporation membentuk sebuah kelompok peneliti berbakat untuk menyelidiki teknologi baru.
Kelompok baru ini ditempatkan di Palo Alto Research Center yang baru dibuka (PARC), jauh dari kantor pusat perusahaan di Connecticut.

Selain mengembangkan Ethernet, orang-orang brilian di PARC menemukan teknologi yang akhirnya di kembangkan untuk pengembangan komputer pribadi (PC), antarmuka pengguna grafis (GUI), cetak laser, dan integrasi yang sangat-skala besar (VLSI).
Bisa dijelaskan, Xerox Corporation gagal memanfaatkan kecemerlangan (dan kelangsungan hidup komersial) dari banyak inovasi lembaga riset ini dan membiarkan mereka keluar di manfaatkan oleh Apple dan Microsoft.

Untuk memberikan gambaran tentang berapa biaya Xerox dalam hal pengembangan, anggaran untuk peralatan Ethernet di seluruh dunia lebih dari $ 7 miliar pada tahun 2006 dan diperkirakan akan tumbuh hingga lebih dari $ 10 miliar pada 2009. Jelas tidak berlebihan jika Apple, Intel, Cisco, HP, dan Microsoft. seharusnya berterima kasih terhadap Xerox.

collisions

Nov 03

Kenal gak sama Beny dan Mice, Duo Komikus Indo yang cukup terkenal di Indonesia, bahkan karya-karya kerap menghiasi kolom di Koran Kompas. bagi Beny dan Mice mungkin menggambar kartun adalah sebuah usaha menyebarkan rasa humor, sedih dan kebahagiaan, tapi dengan duit kecil. Tapi di Indonesia ini jangan kira populernya profesi komikus menjanjikan, Benny & Mice, ternyata memiliki utang yang nilainya tak sedikit. Hal itu terungkap ketika mereka tampil di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta, dalam rangka pameran kartun kedua 100 Tokoh yang Mewarnai Jakarta, belum lama ini.

Tapi beda nasibnya dengan komikus Jepang yang mulai mengarah ke bidang animasi, itulah yang dilakukan Ryo Ono.

Selama lebih dari satu dekade, tubuh Ono tersedot di dunia produksi drama TV dan film di Tokyo. Pikiran dan energinya 10 tahun lalu hanya dihargai gaji Rp 8,5 juta per bulan. Studio dan stasiun TV kelewat pelit terhadapnya.

Ia tak mau menyerah kalah. Ono, 37 tahun, pindah ke Prefektur Shimane, wilayah kecil di luar Tokyo. Di Shimane, dia sedikit bisa bernapas. Ongkos hidup tak mencekik seperti di Tokyo. Dia mulai membikin animasi menggunakan sebuah komputer biasa dengan program yang murah, yakni Flash.

Kegigihannya itu menjelma di sebuah kamar. Cuma seukuran kamar kos mahasiswa biasa-biasa. Tapi itu tak terlalu sempit buat meniupkan imajinasi.

Setiap pagi, Ono menggambar, menulis skenario, bahkan, dengan alat sederhana, mengisi suara sendiri film animasi pertamanya.
Dia menerbitkan animasi pertamanya, Sugai-kun dan Kzoku-ishi, di situs pribadinya pada 2004. Film kartunnya itu berkisah soal keluarga kulit hitam yang tinggal di Shimane. Dia melukiskan sentilan-sentilan lucu di keluarga itu.

Kegigihan ternyata menemukan jalannya sendiri. Beberapa bulan kemudian, situsnya populer dan menarik 50 ribu halaman kunjungan (page view) per hari. Dia lalu coba-coba menjual DVD karyanya sendiri itu dan terjual 5.600 keping serta mendatangkan uang Rp 960 juta (11.200.000 yen). Akhirnya saya punya penghasilan, kata Ono. Sejak itu namanya meroket dan studio-studio besar meliriknya. Bahkan Toshiba juga menjadikan kartunnya sebagai ikon produk mereka.

Animasi Flash bikinan Ono tak seindah buatan para animator Jepang terdahulu. Kuncinya ada pada kecepatan produksi. Itu akan membikin murah biaya, katanya. Animator Jepang lainnya butuh berminggu-minggu untuk membuat animasi sepanjang 30 menit. Ono tidak. Dia hanya butuh beberapa hari.

Animator-animator ala Ono inilah yang kini mendominasi film-film kartun dunia. Bahkan mereka juga menjajah Hollywood.
Apa yang mereka punya tapi tak dipunyai animator Indonesia? Rasanya tak ada. Modalnya cuma ide, kepandaian menggambar, dan software Flash, yang harganya cuma beberapa dolarbukan jutaan rupiah.

Animator Indonesia mestinya bisa meniti sukses seperti Ono. Toh, dari dulu kita punya bibit hebat. Masih ingat film kartun Si Huma, yang diputar di TVRI pada 1980-an? Kalau dibandingkan dengan film kartun Naruto, Si Huma mungkin tak terlalu ketinggalan.
Animator Indonesia mestinya belajar dari Ono dan juga dari India. Tahun lalu, bioskop-bioskop di India tak cuma dihiasi film yang cuma menari dan berjoget. Ada beberapa film animasi bikinan India sendiri yang menyodok ke layar perak, seperti Roadside Romeo, Ghatothkach, Dashavatar, dan My Friend Ganesha 2.

Sementara di negeri ini para produser masih sibuk bikin film sekitar kuburan atau komedi-cinta, yang merupakan reinkarnasi dari film masa Dono-Kasino-Indro, Malaysia sudah melangkah jauh dengan Ipin dan Upin, India telah membuat 85 film animasi. Dan mereka percaya, pasar film animasi ini tak cuma anak-anak, tapi juga seluruh segmen. Dari film animasi itu mereka mengeruk uang US$ 460 juta (sekitar Rp 4,6 miliar)

Seperti Ono, para animator India ini bisa memproduksi film lebih murah ketimbang Hollywood. Sementara film seperti Finding Nemo menelan biaya US$ 60-80 juta (Rp 600-800 miliar), biaya film animasi India cuma US$ 2-2,5 juta (Rp 20-25 miliar). Mereka sukses dengan ongkos segitu. Lantas bagaimana dengan Indonesia yang punya corak warna budaya sangat kayaaaaa,kok kayaknya gak kedengaran

Catatan Kaki Teknologi Informasi