January, 2011 Archive

Jan 27

takfanarSiapa yang tidak tahu Deep Freeze, Software Handal untuk menjaga kondisi setting komputer dari gangguan luar yang tidak diinginkan. Software buatan Faronics tersebut memang banyak di install di komputer entah itu milik pribadi, perusahaan ataupun warnet.

Banyak yang senang dan banyak juga yang cukup kesal karena lupa ada deep freeze di komputer sehingga hasil instalan ataupun file yang baru di download akan lenyap sesudah di restart di partisi c:/ (biasanya).

Nah dengan ke handalan yang dimiliki program tersebut tentu akan ada saja user yang akan mencoba untuk membobol deep freeze dengan berbagai cara, mulai dari menghapus file file deep freeze lewat cmd sebelum loading windows / booting lewat disket ataupun lewat bantuan program seperti deep unfreeze yang sudah ada sebelumnya dan ternyata cukup ampuh digunakan untuk deep freeze versi 4 dan 5 standar. Mungkin anda juga sudah pernah mencobanya.

Bagaimana dengan deep freeze v.6 standard dan enterprise edition ???.
Kebanyakan deep freeze v.6 yang umum dipakai sekarang sehingga program deep unfreeze tidak mempan lagi buat jebol. Salah satu kunci pertahanannya adalah membypass password dari tool sehingga ini mampu untuk menjebol , mem bypass serta mereset password deep freeze untuk v.4 , v.5 dan tentunya v.6 standard / standard evaluation.

Tool Remove password Deep Freeze Sangat mudah digunakan tinggal click dan akan muncul ikon deep freeze (beruang es) tambahan di systray, berarti proses menjebol sudah selesai dan tinggal akses deep freeze seperti biasa dengan shift + klik icon atau kombinasi ctrl + alt + shift + f6 dan deep Freeze sudah berada di kendali anda hanya dalam hitungan detik. Terserah mau di buat Thawed atau di ubah passwordnya. Jadi kayaknya kita harus berpikir ulang lagi tentang kehandalan proteksi Deep Freeze ini.

Download Tools nya di sini

Jan 25

tumblr-2Nama Situs Tumblr.com di Indonesia mungkin masih kalah terkenal dibanding facebook atau Twitter. Yaitu sebuah layanan tumblelog gratis yang mengizinkan penggunanya untuk memposting tidak hanya tulisan, tetapi juga mengizinkan penggunanya untuk memposting foto, quote, video, chat, audio, dan link. Fitur tumblr yang memperbolehkan para pengguna untuk memposting foto biasa digunakan oleh para pengguna tumblr untuk membuat sebuah photoblog. Terdapat fitur khusus yang ada pada situs tumblr yaitu, pengguna tumblr dapat membuat blog yang bersifat pribadi. Postingan tersebut hanya bisa dilihat oleh pengguna itu sendiri atau pengguna lain yang ditunjuk atau dipilih oleh pengguna yang memiliki account tersebut untuk dapat melihat blog pribadi ini.

shafrir-davidkarp5hSitus ini pada awalnya adalah sebuah proyek MicroBlog coba coba buatan David Karp, programmer Web yang saat itu berumur 19, situs ini di buat pertama kali di jepang. David saat itu memberi nama proyeknya dengan nama Tumbleblog yang artinya mengarah ke bentuk pendek dari blogging atau mengarah ke dalam bentuk miniblog. Pada tumblelog, layanan ini hanya dapat mengirimkan satu kalimat pendek saja, berbeda dengan blog-blog yang ada. David Karp kagum dengan bentuk baru blogging ini, David pun berharap akan menunggu untuk salah satu platform blog yang sudah siap agar para pengguna dapat mengatur sebuah platform. Tetapi, setelah satu tahun lamanya hal tersebut tidak terjadi juga. kemudian David karp sendirilah yang akhirnya turun tangan untuk menyelesaikan platform blog tersebut. Inkarnasi saat Tumblr diluncurkan pada tanggal 1 November 2007 dan versi beta telah diluncurkan beberapa bulan sebelumnya.

Tumblr kini mencapai prestasi terbaru, masuk daftar 50 situs yang paling dikunjungi di U.S. serta mencapai jumlah pengguna sekitar 6 juta orang serta 1.5 miliar pageviews sebulannya.

Seperti yang dituliskan oleh TechCrunch, pertumbuhan Tumblr sejak Juli 2009 tumbuh pesat, pada bulan Juli 2009 Tumblr memiliki 255 juta pageviews, sedangkan November tahun lalu sekitar 420 juta, dan sekarang mereka mencapai lompatan baru yaitu 1.5 miliar pageviews perbulannya.

Layanan blogging, simpleblog serta microblog menjadi penting di Indonesia, beberapa hari yang lalu saya mengikuti diskusi ringan yang berkaitan dengan living in social media, dari sana saya melihat bahwa selain social network, blog menjadi bagian penting dari kehidupan social media di Indonesia.

Salah satu kasus yang cukup berpengaruh pada pengguna blog di Indonesia adalah perubahan konsep Multiply ke marketplace atau lebih menekankan unsur jualan. Bagi mereka yang menggunakan Multiply sebagai sarana blog (non-jualan) seperti salah satu peserta diskusi itu juga merasakan sedikit kebingungan, antara setia pada layanan yang telah dia gunakan sejak lama atau berpindah ke layanan lain atau malah membuat situs sendiri.

Ini juga dipengaruhi oleh kemunculan Tumblr yang memberikan pengaruh bagi pengguna social media di sini dan memberikan tambahan alternatif baru untuk layanan blog/simpleblog. Kalau melihat dari screenshot berikut yang saya ambil dari Tumblr, bisa dilihat penyebaran pengguna Tumblr termasuk dot yang ada di Indonesia.

tumblr-3

Selain layout serta kemudahan penggunaannya Tumblr, seperti juga layanan social media lain, tren penggunaan Tumblr yang mulai dimiliki oleh banyak pengguna disini, ikut mempopulerkan layanan ini.

Masih seperti yang dituliskan oleh TechCrunch, sebagian dari pengguna Tumblr ternyata berasal dari luar U.S. dan ini sepertinya yang membuat mereka kini meluncurkan fasilitas yang memungkinkan pengguna untuk switch semua dari featured dan premium themes yang tersedia di Tumblr ke berbagai bahasa, antara lain bahasa Inggris, Jerman, Jepang, Perancis, dan Italia. Faslitas ini bisa ditemukan di Language menu yang terdapat di menu Customize > Advanced.

Belum tersedia untuk bahasa Indonesia memang dan menurut data Alexa pengguna kita juga masih sekitar 1,3%, tetapi tidak menutup kemungkinan dengan melihat perilaku pengguna internet kita yang responsif, jika Tumblr juga akan memperhatikan pengguna di sini dengan menyediakan layanan bahasa Indonesia.

 tumblr1

tumblr2

tumblr3

Jan 25

Saat berita akan di Blokirnya BlackBerry di Indonesia karena tidak memfilter situs Porno, Menkominfo, Tifatul Sembiring, memperingatkan keras dan meng-ultimatium RIM (penyedia jasa handled BlackBerry) untuk membuat filter untuk memblokir pornografi di BlackBerry. Dan pada deadline yang di tentukan Pak Mentri, 21 Januari 2011 yang lalu, RIM menepati janjinya untuk membantu memblokir konten pornografi di BlackBerry.

Hasilnya, BB pun tidak jadi di Blokir dan Pak Tifatul pun senang sampai hal, sebagaimana yang Ia katakan di Twitternya.

Memang, konten-konten yang berbau sara, pornografi dan hal-hal negatif lainnya sudah secara otomatis terblokir dari BlackBerry. Tapi Pemblokiran itu hanya terdapat melalui Browser bawaan asli BlackBerry saja.

Jika kita cari kata kunci sex, pornografi, cerita dewasa, 17 tahun dan lain-lain di Google melalui browser BlackBerry, memang akan muncul beberapa list yang sesuai dengan kata kunci yang di cari, tapi ketika link itu di klik maka akan secara otomatis terblokir.

Tapi coba buka google melalui Opera dan Bolt, hasilnya tetap aja situs porno itu bisa terbuka. Bahkan untuk mendownload hentai, tidak ada halangan sedikitpun, baik dari filter yang digembor gemborkan itu maupun filter dari operator telekomunikasi (3, T-Sel, XL, dll).

DNS yang di haruskan adalah DNS Nawala, tetapi tentu saja kalau yang tak ingin kenyamanan Pornonya terganggu ada saja jalan keluar dari mereka untuk lolos dari pemblokiran tersebut. Mereka menggunakan OpenDNS atau DNS milik Google dan Web Proxy.

Web proxy merupakan layanan web yang memungkinkan pengguna mengunduh tampilan situs yang diinginkan. Selanjutnya, hasil dikirimkan kembali ke layar browser pengguna. Sederhananya, pengguna membuka situs target dengan perantara. Salah satu web proxy adalah a1proxy.co.cc.

Lantas sebenarnya siapa seh yang bodoh dan membodohi, menkominfo atau RIM ?

Jan 23

Pada zaman dahulu waktu generasi Kakek dan Bapak kita masih muda, bisa bekerja di kantoran, bekerja di sebuah institusi atau perusahaan ternama mungkin terkesan sangat bergengsi dan menjadi kelas elit tersendiri, saat itu kalau ada orang yang bekerja sendiri, di rumah tentu akan dicap pemalas dan diremehkan.

Munculnya Internet di era 90 dan maju perkembangan PC kemudian ternyata telah mengubah paradigma kerja kantoran tersebut. Bagi generasi X (lahir antara 1965 - 1977) dan generasi Y lahir antara 1977 - 1990) justru beranggapan semakin banyak dan semakin bergengsi pekerjaan-pekerjaan yang tidak mempunyai pekerjaan eh kantor. Mengapa? Karena pekerjaan di zaman Era Internet ini yang di tuntut bukan absensi kantor-nya melainkan target / hasil / pencapaian objektif. Kecuali di lembaga pemerintahan, absensi tampaknya masih menjadi ukuran pencapaian kerja.

Saya jelas adalah termasuk dalam Generasi X yang telah masuk dalam pusaran kemajuan Internet. Dari antara para pekerja IT sekarang sudah bermunculan para Internet Preuner, di mana pastinya adalah Wira Usaha yang sangat mengandalkan Internet dan dengan mobilitas tinggi, kalaupun mempunyai kantor sering kali meninggalkan kantor-nya bahkan sangat lumrah jika pekerjaannya dikerjakan di rumah atau sambil ngobrol dan minum kopi di caf bersama mitra-mitra-nya.

Bukan hal yang aneh jika kita melihat Internet Preuner dari Generasi X dan Y ini seakan tidak terikat pada satu kantor yang tetap. Pekerjaan kontrakan dan servis yang mengandalkan profesionalitas dan keahlian yang sangat spesifik menjadi sangat dominan diantara para profesional. Tampaknya, keahlian dan kesukaan pada hal-hal yang sangat spesifik menjadi andalan para profesional yang umumnya masih muda antara usia 27-40-an tahun.

Penghasilan tidaklah bisa dianggap kecil, Rp. 5-10 juta merupakan pendapatan kotor minimal diantara profesional ini. Jelas jauh lebih baik daripada fresh graduate yang umumnya Rp. 900.000 / bulan dari pekerjaan tetap di kantoran itu. Memang masih sedikit para profesional yang bekerja betul-betul bebas dan sangat mobile seperti dijelaskan disini, tapi kecenderungan ke arah itu sangat menonjol terutama di rekan-rekan muda usia sekitar 30-an. Menjadi terbaik adalah dambaan dalam suasana kompetisi yang sehat. Pengakuan dilakukan secara langsung oleh komunitas, bahkan bukan hal yang luar biasa jika terekspose oleh media massa karena mereka memang terbaik tanpa mekanisme KKN ala Birokrat Pemerintahan.

Notebook, netbook, iPad dan Smart Phone menjadi peralatan yang sangat lumrah bagi para profesional tersebut. Minimal adanya akses ke Internet yang didukung dengan Smart Phone menjadi ciri khas para Internet Preuner tersebut. Komunikasi yang intens menjadi ciri khas dari para Internet Preuner ini, Kicauan di berbagai Micro Blog yang diselingi oleh banyak Status berseliweran di Jejaring Sosial menjadi bagian integral kehidupan mereka. Bahkan sebagian besar berkas pekerjaan-pun banyak di kirim dalam bentuk attachment di e-mail. Memang kadang sebagian merupakan canda tawa diantara mereka, tapi itulah bagian dari ke akraban kehidupan di dunia tanpa batas yang banyak di nikmati terutama oleh profesional muda maupun mahasiswa / siswa.

Pada tingkat yang lebih serius, jangan kaget jika di Food Court, Bandara, Mall melihat para Internet Preuner asik mengetik pada Notebook atau MacBook atau bekerja secara online pada iPhone, iPad atau BlackBerry.

Yah itulah kantor mereka, itulah gaya bekerja mereka, gaya hidup sebagian profesional muda yang sangat mobile pada hari ini. Bukan mustahil jumlah mereka akan semakin banyak di masa mendatang. Bagi yang belum memahami gaya hidup aneh mereka, biasanya ada keheranan pada sebagian besar orang melihat gaya hidup dunia Wira Usaha Internet yang tidak bertumpu pada konsep lama dalam bekerja yang biasanya bertumpu pada pekerjaan perkantoran / atau menjadi pegawai tetap di sebuah instansi / perusahaan. Ketakutan bahwa tidak ada penghasilan tetap.

Para Internet Preuner yang berhasil ini dikarenakan mereka berhasil membentuk image dan karakter nya dalam masyarakat berbasis Komunitas Internet. Proses pembentukan karakter mereka sejalan dengan proses pembangunan jaringan kemitraan maupun proses pemberdayaan masyarakat / komunitas Internet. Secara sederhana ada tiga kunci keberhasilannya yaitu :

  • Fokus dan berdedikasi pada bidang yang di minati, tidak menjadi seseorang yang generalis dan berpindah-pindah bidang.
  • Ikhlas dalam membagi pengetahuan dan informasi yang di miliki kepada Komunitas di Internet lewat Blog, Jejaring Sosial dan Mailing List.
  • Punya jaringan teman yang berkualitas di Twitter, Facebook, dan namanya terindex pada Halaman terdepan di Google.

Berikut saya hanya tampilkan beberapa contoh saja dari mereka dari sekian banyak yang sebenarnya masih sangat banyak lagi yang belum terekspose dan tidak mungkin anda sendirilah yang akan menyusul..

2614340209_682e904354Jim Geovedi

Jangan tertipu dengan penampilannya. Dia itu seperti anak muda pada umumnya. Tak ada tanda-tanda bahwa dia orang yang subur rekening banknya. Satu-satunya pembeda dia dengan kebanyakan anak muda adalah laptop Apple di balik tasnya. Laptop yang ditempeli aneka stiker kelompok bawah tanah Internet itulah mesin uangnya. Cukup duduk beberapa menit di depan komputer, lalu membiarkan jemarinya menari-nari di atas papan ketik, ia bisa menghasilkan duit ratusan juga hingga miliaran rupiah. Kalau saja ia mau uang receh dan mengorbankan kehormatannya, banyak yang menawarinya menjebol kata sandi surat elektronik Yahoo! atau Gmail dengan bayaran paling murah Rp 10 juta. Tapi buat apa? katanya.

Dari laptop yang warnanya sudah tak kinclong lagi itu, dia menjajakan jasa satpam komputer. Dia menguji keamanan sistem tagihan telepon yang pelanggannya bisa berpuluh-puluh juta, atau sistem komputer milik sebuah bank. Dialah yang memastikan bahwa tak ada lubang sekecil apa pun yang bisa dimasuki oleh para peretas komputer yang bengal atau hacker hitam.

Bank yang mempunya situs Internet Banking adalah salah satu Clientnya. Lelaki itu adalah salah satu keajaiban yang dimiliki Indonesia. Tak banyak jago komputer Indonesia yang bisa berpenghasilan tinggi, apalagi cuma lulusan sebuah SMA kampung. Orang Indonesia yang makan bangku sekolahan tinggi, seperti Harvard atau Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat, gajinya pun tak tinggi.

cosa-1_thumb1Cosa Arandra

Kalau ada orang menjadi kaya setelah bersusah-payah membangun bisnis bertahun-tahun, itu hal biasa. Tetapi jika mendengar anak muda berkantong tebal dengan cara mudah, jelas menarik untuk ditelusuri.

Cosa Aranda jutawan. Nyaris tak ada yang tahu. Hanya mereka yang rajin keluar masuk situs milik Cosa, panggilannya, yang paham betul. bahkan teman kuliahnya baru bulan lau tahu bahwa orang inilah yang sering dibicarakan di Google AdSense dan Adwords.

Memiliki Penghasilan dari iklan yang masuk di situs milik Google ini awalnya memang mimpi bercampur coba-coba. “Jika ada yang mengatakan berbisnis iklan di Internet mudah menghasilkan uang, itu bohong”, Kata lelaki 25 tahun ini saat ditemui di rumahnya di Surabaya, Rabu (1/8) Berbeda dengan banyak orang yang menganggap bisnis seperti ini bisa dilakukan sambil lalu dengan hasil tak terbatas, COsa justru menganggap pekerjaan ini berat. Sangat berat.

Ketika pertama kali membuat situs yang berawal dari blog pribadi, dia harus jungkir balik menghabiskan waktu 8-10 jam sehari. Selama itu dia tidak keluar kamar. Dan ini terjadi pada bulan-bulan pertama saat membangun www.cosaaranda.com April 2005.

Percobaan demi percobaan dilakukan dengan telaten. Kesulitan utama yang dialami mahasiswa semester akhir jurusan Sistem Informasi Sekolah Tinggi Manajemen Informatikan dan Teknik Komputer (Stikom) surabaya ini adalah melakukan promosi. Karena niat awalnya belajar dan mencoba, Cosa memilih cara gratis lewat search engine. setelah itu, menunggu “dan berdo’a”, kelakarnya.

Penantian itu tak sia-sia. Tiga minggu setelah diluncurkan, ada juga iklan yang datang. semakin banyak pengunjung yang datang ke situsnya, makin besar kemungkinan iklan di klik. Jika pengguna melakukan transaksi, maka publisher, pemilik situs yang sudah bergabung dengan Google Adsense dan surah pula memasang iklan AdSense di situs mereka, mendapat fee. biasanya 20 persen dari harga iklan.

“Bulan pertama saya mendapat 1 dollar AS. wah.. senang sekali. Ternyata laku juga”, kata sulung dari dua bersaudara yang terkesan berhati-hati ketika berbincang.

Satu dolar AS inilah yang memacu Cosa memoles situsnya. Tidak dengan tampilan artistik tetapi dengan isi yang paling dibutuhkan orang. Dia meng up date data setiap hari. Dengan demikian setiap hari pula orang berkunjung karena membutuhkan informasi terkini dan penting.

Sekarang situs ini dikunjungi 800-1.000 pengguna setia hari. Ini membuat perolehan Cosa dimungkinkan makin besar. Ledakan penghasilannya baru di dapat tiga bulan setelah menunggu dan berdoa. Jika Oktober 2005 penghasilannya Rp. 1 dolar AS, akhir juli 2007 dia mendapat kiriman cek 5.000 dolar AS atau lebih dari Rp. 45 juta. Ini baru perolehan lewat Google Adsense. Padahal dia juga memiliki jalur lain, Adwords. Jika semua ditotal, Juli Kemarin Cosa mendapat lebih Rp. 90 juta.

Cosa memang kaya, tetapi belajar dari buku Seven Years To Seven Figures karangan Michael Masterson, kaya menurut Cosa adalah kondisi saat segala kebutuhan terpenuhi, baik yang bersifat sekunder maupun darurat atau mendadak. “Saya tabung uangnya. Saya ingin punya rumah sendiri”, kata lelaki yang mengaku belum punya kekasih ini.

“Saya lebih suka kelas kecil karena semua pertanyaan bisa dijawab dan langsung praktik”, tutur pelahap film apa saja ini yang tidak memungut biaya kecuali untuk membayar pemakaian internet di warnet.

“Di Jogjakarta banyak publisher yang penghasilannya lebih hebat. Saya belum apa-apa. Tetapi kalau ada yang mau mengikuti cara ini, ayo sama-sama belajar”, tuturnya.

hanifaHanifa Ambadar

Pernah mendengar fashionesedaily.com? Bisa jadi, ini adalah blog bertema fashion paling eksis di Indonesia.
Dulu, blog ini tak tersentuh iklan. Karena pendiri sekaligus Editor in Chief-nya,Hanifa Ambadar,memang mengawali fashionesedaily.com sebagai blog yang berisi catatan harian biasa.

Pada 2005, Hani kuliah sambil kerja di Amerika tertarik untuk ngeblog. Ia pun memilih tema soal fashion, bidang yang sangat ia cintai.

Semangatnya makin membara ketika fashion blog, blog yang khusus menguliti dunia fashion, mulai bermunculan di Amerika. Perempuan yang akrab dipanggil Hani ini pun tertarik untuk membuat blog serupa. Maka fashionesedaily. com lahir pada 2007.

Mulanya, postingan Hani hanya sebatas barang-barang yang baru ia beli atau soal tren fashion terbaru. Ternyata, respons positif ia rengkuh, terutama dari teman-temannya di Tanah Air. Tulisan Hani dianggap mampu mewakili tren yang sedang hip dalam sudut pandang personal.

Dari situ, tiba-tiba saya diapproach oleh salah satu operator telepon seluler di Indonesia. Mereka ingin pasang banner iklan diblog saya. Saya mulai sadar bahwa blog ini mulai dilirik orang dan bisa menghasilkan, cerita Hani yang kini punya karyawan 10 orang. Empat di antaranya kontributor dari Boston,New York,Washington DC, dan Singapura.

Mulanya, fashionesedaily.com mencoba membangun brand melalui kerjasama media partner di berbagai acara fashion. Dari sini, brand mereka mulai dikenal. Lama-kelamaan, mereka tak lagi menjual diri, justru banyak pihak yang mulai mengundang serta menawarkan kerja sama.Termasuk diminta menjadi konsultan untuk sebuah radio anak muda terkenal di Jakarta.

Dari situ banner iklan semakin bermunculan. Dulu sistem pembayarannya sekali klik banner, baru kita dapat untung. Sekarang sudah dibayar per bulan,ujar Hani yang enggan memberi bocoran berapa tarif pasang iklan di medianya. Yang jelas, rekan kerja Hani, Affi Assegaf yang duduk sebagai managing editor, rela meninggalkan pekerjaan lamanya demi berkonsentrasi penuh di fashionesedaily.com.

Badroni Yuzirman

Pemilik Manet Busana Muslim dan pendiri Komunitas Tangan Di Atas (TDA) ini banyak menuangkan pengalamannya sebagai seorang entrepreneur di dalam blog pribadinya.

Berbagai tips seputar dunia bisnis ia tulis, karena keinginannya untuk berbagi informasi dengan sesama pebisnis. Tak dinyana, blog yang mulai dibangun pada 2005 ini mendapat respons luar biasa.

Setelah mulai banyak dikenal, kini para pengiklan sampai perusahaan besar berebut agar produk mereka di bahas di blog milik pria yang akrab dipanggil Roni ini. Dari banner saja, satu iklan bisa tiga juta rupiah per bulan. Kalau menulis tentang produk bisa satu juta rupiah, terang pemilik blog roniyuzirman.com ini.

Angka ini tergolong tinggi, karena menurut Nukman Luthfie, CEO Virtual Consulting, perusahaan yang bergerak di bidang integrated internet solution, standar pemasangan banner iklan di blog berkisar Rp 250 ribu sampai Rp1 juta perbulan.

Badroni Yuzirman punya beberapa cara untuk menggamit untung. Karena menulis banyak cerita tentang bisnis, dia kerap diundang sebagai pembicara maupun moderator di berbagai seminar bisnis dan entrepreneurship. Ia juga masih meraih pendapatan dari pemasangan banner iklan dan reviu produk di blognya.

Dan sebenarnya masih banyak lagi yang belum saya sebutkan semua, paling tidak contoh diatas cukup mewakili Wajah Para Internet Preuner Indonesia. Dan kalau ini diceritakan kepada orang tua kita yang mungkin sekarang adalah pensiunan BUMN atau PNS bahwa generasi Para Internet Preuner yang keliatannya adalah anak-anak ber-T-shirt dan jins itu tahu-tahu penghasilannya sudah bernilai jutaan dolar AS. Tentu akan heran sekali dibanding dengan mereka yang dahulunya adalah para pekerja Kantoran yang siang malam bekerja membanting tulang mencari uang, tetapi hanya menikmati pensiunan bulanan saja.

Jan 21


Mozilla ternyata telah mengganti Google Search dengan Yandex di default search engine Mozilla. Namun jangan kaget, karena hal ini dilakukan untuk Firefox locale (bahasa) Rusia. Sejak rilis Firefox 3.1 Yandex memenangkan kompetisi mengalahkan Google di pasar Rusia. Yandex sendiri merupakan mesin pencari nomor satu di Rusia. DI Rusia Yandex menguasai pangsa pasar pencarian 64 persen, dan merupakan peringkat kedelapan di dunia.

Yandex diluncurkan pada tahun 1997. Namanya dapat dijelaskan sebagai “pengindeks Namun lain”(Yandex) atau Indeks. Kata Rusia “Ya” sesuai dengan bahasa Inggris kata ganti pribadi “aku”. Tahun 2009 Yandex telah membukukan Revenue sebesar 286,2 juta dolar, dengan karyawan lebih dari 2000 orang. CEO Yandex saat ini adalah Arkady Volozh.

DI Rusia sendiri bagi pengguna Browser Mozilla banyak yang menginginkan akses langsung ke Yandex dan bukan ke Google. Oleh karena itu Mozilla langsung mengembangkan Yandex sebagai mesin pencari default di Firefox dengan locale Rusia. Hal ini berarti Mozilla Startpage dan search bar akan berubah menjadi Yandex

Selama ini kerjasama antara Mozilla-Google sudah sangat menguntungkan untuk kedua belah pihak, Google mendapat distribusi yang menyeluruh dengan jumlah pengguna yang sangat signifikan dan Mozilla mendapat revenue yang signifikan pula dari kerjasama ini.

Kantor Yandex tentunya berlokasi di Moskow, Rusia, dan ternyata bentuk kantor hampir tak jauh beda dengan Google.

Open offices, lounge areas, crazy extension cord lights, wood shingle walls, and plant-themed desk dividers are just some of the interesting things at this office. Bentuk yang terbuka, area lounge, lampu tambahan dengan kabel di sana sini, dinding kayu sirap, dan-tanaman pembagi meja yang bertema adalah beberapa hal yang menarik di kantor Yandex.

Berikut suasana Kantor Yandex..

yandex1

yandex2

yandex3

yandex42

yandex5

yandex6

yandex7

yandex8

yandex9

yandex10

yandex11

yandex12

yandex13

yandex14

Jan 21

Jejaring Sosial itu yang sudah terlanjur dikenal masyarakat adalah Facebook, Friendster dan MySpace. Tetapi pernah dengar tentang Sixreps?. Web ini adalah merupakan jejaring sosial yang dikhususkan bagi para fitness mania serta penggemar olahraga. Kombinasi antara jejaring pertemanan dengan pangsa pasar ceruk pengguna yang gemar melakukan kegiatan fitness adalah salah satu strategi yang dipilih dalam mengembangkan layanan mereka.

 screen-shot-2010-12-06-at-125710-pm

Untuk menambahkan nuansa sosial, pengguna juga bisa melakukan pengaturan pada akun pribadi mereka agar aktivitas yang mereka lakukan, seperti misalnya meng-update status, untuk juga dibagikan ke layanan lain seperti , Facebook, Twitter, LinkedIn, MySpace, Yahoo! atau Friendster.

Sixreps juga menyediakan fasilitas event untuk mendapatkan berita dan kabar terbaru dari event, tentunya yang berhubungan dengan fitness. Pengguna juga bisa membuat event sendiri dengan fasilitas yang cukup lengkap seperti deskripsi acara serta tanggal mulai dan selesai acara, termasuk keterangan lokasi dan foto. Pemilik acara juga bisa menentukan pengaturan tentang bagaimana pengguna lain bisa menemukan atau mengikuti acara tersebut.

screen-shot-2010-12-06-at-125813-pmFasilitas yang khusus atau berhubungan langsung dengan kegiatan fitness juga disediakan oleh Sixreps, seperti misalnya fitur Body Progress dan Workout, di mana pengguna bisa mengisi atau mengunggah kemajuan yang mereka capai, baik dengan foto atau dengan keterangan statisik dari body stats, seperti progress perhari dari ukuran lengan, dada atau berat badan dan body fat.

Sedangkan fitur workout memberikan fasilitas bagi pengguna untuk melihat daftar workout yang bisa dilakukan atau membuat sendiri aktivitas fitness yang disusun oleh pengguna sendiri.

Seperti yang saya sebutkan pada tulisan terdahulu, layanan jejaring sosial untuk penguna fitness memang cukup menarik, melihat pertumbuhan dari dua segmen ini cukup pesat di tanah air, untuk itu saya menanyakan pada mas Denny Santoso, founder Sixreps tentang data statistik Sixreps, minimal tentang jumlah anggota mereka.

Dari sejak kemunculannya, pengguna Sixreps, yang saat ini masih dalam taraf beta telah mencapai 773 pengguna (sampai tanggal 3 Desember kemarin), dengan jumlah pengunjung situs mereka sebanyak 4.169 serta total pageviews sebanyal 39.589. Waktu yang digunakan pengguna dalam mengakses layanan Sixreps juga cukup lama sekitar 14 menit lebih 15 detik.

Karena masih dalam taraf beta, layanan di Sixreps masih akan terus berkembang dan bertambah, antara lain yang sedang dikembangkan adalah seperti penyempurnaan fitur training log dan workout, yang nantinya akan memberikan fasilitas bagi pengguna untuk bisa membuat program latihan sendiri yang bisa di kustomisasikan dan dibagikan dengan relasi mereka. Selain itu Sixreps juga akan menambahkan data fitness center lokal sebagai sumber informasi alamat serta arah menggunakan Google Map.

Yang menjadi menarik bagi saya adalah rencana monetisasi yang akan dilakukan oleh Sixreps, meski saat ini masih dalah taraf beta yang sepertinya memang ditujukan sebagai pengenalan layanan pada para pengguna dan sebagai proses pematangan fitur, dan bisa jadi rencana monetisasi baru akan dijalankan setelah keluar dari versi beta atau tahap beta akhir.

Selain dari strategi sistem iklan Pay Per Click, fasilitas data center lokasi fitness juga mungkin bisa menjadi sumber pemasukan, minimal tempat fitness bisa menjalankan program promosi atau penawaran (iklan) pada pengguna Sixreps, baik pengguna secara keseluruhan atau justru melakukan promosi khusus bagi pengguna Sixreps yang telah menjadi anggota di tempat gym tertentu, mirip dengan fasilitas promo (minus fitur check-in) yang dilakukan pemilik resto di layanan Foursquare.

Jan 19

the-future-of-reading-and-publishing-is-social-e28093-introducing-new-scribd-home-and-profile-pages-c2ab-the-scribd-blogScribd mendapatkan dana baru sebesar $13 juta dari funding seri C yang dipimpin oleh MLC Investments dan SVB Capital, serta partisipasi dari investor sebelumnya yaitu Redpoint Ventures, Charles River Ventures, dan Kinsey Hills Group.

Dana tambahan ini akan digunakan untuk pengembangan produk, penambahan karyawan serta fokus pengembangan ada sisi mobile.

Scribd merupakan situs penerbitan sosial terbesar dan menjadi tempat bagi para pembaca untuk mendapatkan berbagai konten yang informatif, menghibur dan orisinal, baik itu diweb maupundi perangkat bergerak. Pengguna bisa membaca berbagai konten, mulai dari buku, presentasi, konten bisnis, akademis, majalah atau koran serta berbagai konten yang bisa disortir berdasarkan profesi pengguna yang telah mengunggah konten.

Scribd juga cukup gencar untuk menambahkan berbagai fasilitas, baik yang berhubungan dengan perangkat bergerak, dunia sosial atau yang berhubungan dengan statistik. Seperti keterangan yang saya kutip dari TechCrunch, dengan pendanaan baru ini, mereka akan memperluas tim yang mereka miliki dengan merekrut karyawan baru. Saat ini karyawan mereka sekitar 45 orang. Perekrutan baru akan berfokus pada sisi teknis, selain sisi pengembangan bisnis dan tim penjualan.

Untuk pengembangan produk, Scribd akan cukup agresif dalam waktu 6 sampai 12 bulan ke depan, termasuk fokus layanan mereka untuk perangkat begerak yang memungkinkan konten untuk dibaca dan dibagikan di perangkat apapun, sedangkan seperti yang dituliskan di PaidContent, Scribd juga akan mengembangkan layanan mereka yang berhubungan dengan penawaran konten berbayar atau yang didukung oleh iklan pada konsumen mereka.

Saat ini pengguna Scribd terus bertumbuh, Scribd memiliki 60 juta unique view setiap bulannya dan mengalami pertumbuhan sebear 15% setiap bulannya. Untuk Anda yang haus akan pengetahuan, Scribd memang bisa menjadi salah satu pilihan untuk mencari konten yang sesuai dengan preferensi Anda, atau bisa juga menjadi tempat promosi bagi penulis yang bukunya sedang/sudah diterbitkan, dengan menampilan preview dari buku mereka di Scribd. Meski layanan sejenis juga terus tumbuh, namun Scribd telah memiliki pengguna yang cukup loyal serta memiliki penulis (orang yang membagikan konten di Scribd) yang cukup populer atau dikenal dibidangnya, seperti salah satu penulis favorit saya,Brian Solis.

Menjadi menarik untuk melihat apa yang akan dilakukan Scribd setelah mendapatkan funding ini, layanan mobile apa yang akan mereka luncurkan, dukungan penuh untuk perangkat tablet mungkin, atau dukungan yang lebih luas atas layanan mereka di perangkat bergerak lainnya.

Sumber: PaidContent, TechCrunch.

Jan 18

Virtual Xbook adalah layanan yang juga berhubungan dengan buku, di situs ini pengguna bisa membaca, membeli, menyewa serta menerbitkan karya tulis Anda sendiri. Seperti yang dijelaskan di situs mereka, Virtual XBook adalah situs penyedia layanan buku online dan kumpulan referensi elektronik. Dengan XBook reader yang unik, pengguna dapat membaca buku, majalah, komik dan referensi secara online semudah membaca versi cetaknya. Di situs ini pengguna tidak hanya bisa membaca buku secara online, tetapi juga majalah, komik, serta karya ilmiah.

Tersedia buku dalam bentuk digital yang bisa dibeli, disewa atau dibaca gratis, selain itu Virtual XBook juga menyediakan buku fisik yang bisa dibeli. Untuk buku yang dijual, disediakan pula fasilitas preview untuk melihat isi buku.

Pengguna yang tertarik untuk mencoba layanan Virtual XBook bisa melakukan login dengan Facebook, nantinya akan tampil halaman awal dimana pengguna bisa melihat menu pilihan koleksi dari buku, komik, majalah atau karya ilmiah.

Untuk navigasi menu tersedia di bagian bawah, dimana selain navigasi koleksi yang ada di Virtual XBook, pengguna juga bisa mengubah profil, menyusun koleksi buku yang telah dibeli di lemari buku, melihat daftar acara serta bisa mengakses keranjang belanja dari menu ini.Selain untuk melayani para pembaca, Virtual XBook juga menyediakan fasilitas bagi mereka, para penulis atau komikus yang ingin mengunggah karya mereka, dimana file yang diperbolehkan adalah file berkekstensi .doc atau .pdf dan kurang dari 2Mb.

Untuk buku yang dijual, baik itu fisik maupun digital serta buku bacaan berbayar proses pembelian dan penyewaan (membaca) buku berbayar adalah menggunakan sistem poin, dimana pengguna bisa membeli paket poin tertentuyang nantinya digunakan sebagai alat pembayaran. Poin ini bisa dibeli dengan cara transfer antar bank, Indosat i-Pay, PayPal atau membeli paket voucher dari Virtual XBook.

Virtual XBook menyediakan XBook reader yang mirip dengan fasilitas flipbook di Evolitera, yang digunakan untuk membaca berbagai koleksi, baik itu majalah, buku, komik dan referensi online.

Layanan yang diberikan Virtual XBook sebenarnya cukup menarik, salah satunya dikarenakan menjadi satu tempat untuk kegiatan membaca online, mulai dari membeli koleksi bacaan, membaca sampai dengan menerbitkan karya tulis. Kalau melihat dari situs mereka juga sepertinya Virtual XBook telah menjalin kerja sama dengan beberapa penerbit dan komunitas. Saya mencoba membaca beberapa buku di Virtual XBook, dan saya menemukan juga bahwa Virtual XBook telah menempatkan iklan sebelum halaman buku digital terbuka.

Sayangnya tampilan desain situs mereka masih kurang maksimal, masih ada grid yang kurang pas, seperti teks yang keluar kotak, serta pengaturan tata letak yang masih bisa diperbaiki termasuk pemanfaatan ruang kosong, baik sebagai elemen estetis atau difungsikan secara maksimal. Saya juga masih menemukan bug dari layanan mereka.

Fungsi pencarian juga bisa diperbaiki, karena ini adalah faktor penting dari layanan seperti Virtual XBook, harusnya sistem pencarian bisa lebih detail terutama jika koleksi bacaan terus bertambah, selain pencarian berdasarkan kategori yang masih bisa ditambahkan, sepertinya akan cukup membantu jika kolom pencarian di letakkan pada setiap halaman dan di posisi yang mudah terjangkau.

Namun, seperti yang tercantum dari komentar salah satu pengguna di situs mereka, idenya cukup menarik, telah memiliki bisnis yang jelas, dalam arti telah memiliki jalur pemasukan, minimal dari penjualan buku dan iklan. Selain perbaikan seperti yang dituliskan diatas, Virtual XBook juga harus secara kontinyu memperbanyak buku, majalah, komik serta referensi online mereka dan tentu saja mengembangkan komunitas, karena dunia baca + buku sangat erat dengan komunitas.

Jan 15

Klout merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan user untuk melakukan pengukuran atas pengaruh mereka di social web. Dengan Klout user bisa melakukan pelacakan atas pengaruh dari opini, link, serta rekomendasi yang user lakukan lewat tweet mereka. Klout mengumpulkan berbagai data dari konten yang user buat, kemudian melakukan analisa untuk menemukan indikator-indikator dari pengaruh yang user berikan ini pada lingkungan sosial mereka di web.

Belum lama ini Klout mendapatkan suntikan dana dari para investor dengan jumlah total sebesar $1,5 juta dan mempersiapkan berbagai perkembangan baru dari aplikasi mereka. Investasi yang didapatkan oleh Klout merupakan investasi round A yang mereka dapat dari berbagai investor antara lain ff Asset Management, Bobby Yazdani, Allen Morgan, Nova Spivack, Zelkova Ventures, Grape Arbor,Paige Craig,Tom McInerney, Michael Yavonditte, Shervin Pishevar, Ofer Ronen, dan seperti yang diumumkan lewat blog mereka, Klout juga sedang mempersiapkan pengembangan baru dari berbagai layanan yang telah ditawarkan Klout sekarang.

Dengan tingkat perkembangan Twitter serta penggunaannya yang semakin luas, aplikasi seperti Klout ini cukup berguna dalam memberikan data bagi para user untuk melakukan pengukuran posisi diri mereka di social web, bagaimana mereka mempengaruhi orang lain maupuan siapa saja yang mempengaruhi diri mereka.

Belum lagi berbagai aplikasi social network client juga menggunakan API mereka, salah satunya HootSuite yang memberikan fitur yang memungkinkan user untuk melihat skor Klout langsung dari HootSuite. Selain itu juga ada sekitar 300 perusahaan yang menggunakan layanan Klout.

Jika anda pengguna Klout mungkin anda menyadari ada beberapa perubahan tampilan seperti logo dan dibeberapa bagian ada warna-warna baru di situs mereka, tapi yang paling saya sukai dari Klout adalah kemudahan dalam penggunaannya, anda tinggal mengetikkan nama user, topik atau list untuk melihat seberapa jauh kadar pengaruh yang anda miliki.

Klout juga dilengkapi dengan berbagai keterangan tentang istilah yang ada di berbagai fitur mereka yang membuatnya mudah untuk dipelajari, meski untuk penggunaan lebih lanjut memang harus menyediakan waktu untuk mempelajari berbagai fitur yang ada di Klout.

Selain untuk penggunaan, pertumbuhan para developer yang memberikan nilai tambah bagi perkembangan Twitter seperti Klout ini juga menarik untuk terus dipantau, sejak akuisi atas Tweetie yang membuka mata para developer tentang kemungkinan Twitter untuk mengembangkan atau mengakuisi apa yang dikembangkan oleh developer, maka melihat pertumbuhan Klout bukan hanya melihat fitur yang disediakan Klout saja tetap juga melihat ekosistem, dari Twitter itu sendiri, apalagi pengukuran menjadi salah satu unsur utama dari penggunaan social media, dan layanan yang diberikan Klout bisa jadi akan menarik bagi Twitter.

Dana investasi biasanya memang digunakan untuk pengembangan, semoga saja investasi yang diterima Klout bisa membuat fitur-fitur ada menjadi lebih lengkap dan menarik lagi, dan pengguna social web bisa terus menggunakan layanan Klout untuk mengukur tingkat kehadiran dan peran mereka di social web termasuk user dari Indonesia. Jadi tunggu apa lagi, coba aja buka aja klout.com

Jan 15

Pernah dengar tentang Paper.li, yaitu merupakan layanan yang menyediakan fasilitas bagi pengguna mereka untuk menerbitkan koran online yang terpersonalisasi. Konten dari koran online ini di aggregasi dari Twitter dan Facebook. Di layanan Paper.li, pengguna juga bisa melakukan kurasi dan pengkategorian berbagai topik yang diambil dari Twitter dan Facebook kemudian ditampilkan layaknya koran.

Belum lama ini Paper.li mendapatkan pendanaanbaru, sebesar $2.1 juta dari Highland Capital Partners, SoftBank Capital dan Endeavour Vision. Penambahan dana serta partner baru dari proses pendanaan ini akan dipergunakan untuk memperluas cakupan pangsa pasar yang telah mereka miliki sekarang.

Seperti yang dituliskan di blog resmi Paper.li, proses funding ini akandigunakan untuk meningkatkan kinerja tim Paper.li, membangung kerja sama yang kuat dengan provider layanan dan konten, serta bersiap untuk beroperasi di U.S. serta Asia (sayangnya tidak ada detail tentang rencana mereka di Asia).

Saat ini Paper.li memiliki lebih dari 2 juta pengguna unik dari 200 negara serta telah menerbitkan sebanyak 150.000 koran online. Paper.li juga telah tersedia dalam empat bahasa, Inggris, Spanyol, Jerman serta Perancis.

Paper.li dikembangkan oleh SmallRivers yang berbasis di Swiss, namun berencana untuk memindahkan kantor mereka di California. Selain mengumunkan funding, sehari sebelumnya Paper.li juga menjelaskan tentang beberapa kelebihan dari layanan mereka, antara lain analisis semantik dari konten yang dibagikan di Twitter dan Facebook serta sistem rangking mereka.

Selain itu, mereka juga mengumumkan tentang rencana pengembanganyang sedang dikerjakan, antara lain penambahan dukungan Bahasa Belanda, Italia, Portugis, Jepang dan Bahasa Cina, kemudian dukungan untuk ponsel pintar serta tablet, fitur baru serta platform API.

Meski pengguna dari Indonesia tidak terlalu banyak, namun beberapa pengguna cukup rajin untuk menggunakan layanan ini atau setidaknya menerbitkan koran online mereka dengan membagikannya ke Twitter.

Meski banyak layanan sejenis, namun dengan pertumbuhan konten yang demikian besar serta penggunaan Twitter dan Facebook sebagai sarana utama membagikan konten, proses kurasi sebenarnya cukup membantu, minimal untuk menyaring konten yang memang benar-benar ingin dibagikan, Paper.li juga bisa membantu pengguna dalam mengumpulkan konten yang mereka inginkan dan menyebarkannya dalam bentuk, layaknya koran.

Sumber : TechCrunch.

Catatan Kaki Teknologi Informasi