Cara Mengamankan Web Server Apache

3 Apr 2013

Berita tentang banyaknya Web milik pemerintah yang dihack oleh sekelompok Hacker tentu sudah tak asing lagi. Seperti Situs KPU, Situs Polri dan terakhir Situs milik Presiden SBY.

Ini biasanya terjadi karena sang Peretas tersebut berhasil menemukan celah dari keamanan Web tersebut. Apache merupakan salah satu distribusi web server yang populer dengan dukungan feature yang sangat banyak. Perhitungan statistik yang ada saat ini menunjukkan bahwa Apache menjadi web server yang paling banyak digunakan dalam dunia internet, yaitu mencapai nilai 60 % dari seluruh web server yang ada.

Keberhasilan Apache mencapai kepopuleran saat ini selain dikarenakan memiliki banyak feature yang sering tidak dijumpai pada web server yang lain, juga dikarenakan Apache merupakan aplikasi gratis yang berjalan dalam berbagai sistem operasi. Jadi pada kesempatan ini penulis mau memberikan tips tips cara bagaimana mengamankan Web Server dengan berdasarkan platform Apache.

Sebelum kita melangkah agaknya perlu ada batasan batasan yang harus dipahami lebih dahulu tentang prinsip-prinsip keamanan Web Server.

Prinsip Pertama: tidak ada sistem yang 100% aman. Sebaik-baiknya usaha kita mencapai keamanan tertinggi, akan ada celah atau peluang untuk ditembus. Dan kadang-kadang celah itu dari diri kita sendiri (pernah nonton film The Firewall?). Jadi keamanan absolut tidak ada; yang ada melainkan adalah sistem yang cukup aman dan sistem yang kurang aman. Tujuan sistem keamanan adalah mengetahui bagaimana membuat sistem yang cukup aman dan menghindari lubang-lubang yang membuat sistem kita tidak aman.

Prinsip Kedua: jangan percayai siapa atau apa pun. Pada umumnya situs situs publik mestinya selalu di akses oleh banyak user asing. Asumsi bahwa user asing itu semua baik baik aja adalah terlalu naif. Situs-situs di Internet, besar kecil selalu diisengi orang setiap hari. Hanya mengandalkan pengecekan masukan oleh Javascript juga kesalahan fatal. Javascript dapat di bypass kapan saja.

Prinsip Ketiga: kenali sistem Anda lebih dari orang lain. Bagaimana Anda bisa menjaga rumah kita sendiri seandainya anda sendiri tidak tahu berapa pintu dan jendela di rumah anda atau kunci mana yang digunakan. Dalam keamanan Web Server ada 4 pintu masuk yang harus kita kuasai, input via HTML, Perintah ke shell atau kernel, perintah SQL ke server database, dan kode skrip Web Aplikasi (PHP, ASP) ke interpreter untuk di eval atau di exec.

Prinsip keempat: hanya mengandalkan penyamaran bukanlah keamanan yang baik. Kata orang London bilang ’security by obscurity is not good security’. Jangan taruh kunci rumah di pot kembang atau bawah keset. Akan banyak orang yang akan melihat rumah anda. Bagaimana bisa yakin kalau gak ada orang yang ngintip atau orang yang tahu. Berpikir “orang tidak akan kepikir sampai ke sini” adalah pikiran yang salah, karena Anda toh tidak tahu apa yang ada di pikiran orang lain.

Langkah-langkah yang akan penulis jelaskan disini adalah sifatnya dasar, tapi biasanya jarang diperhatikan. Tapi kalau dijalankan sejak awal jelas cukup efektif untuk mengamankan pada lapisan Web Server, adapun pada lapisan Web Aplikasi akan di bahas selanjutnya.

Pembaca bisa membacanya di White Paper yang sudah saya buat, Silah download di sini

Download White Paper Belajar Web Sekuriti Untuk Pemula


TAGS web sekuriti hack web cara deface website


-

Author

Follow Me