Jul 08

Bagi anda yang berniat membuat Website untuk Bisnis Online ataupun Web Fortofolio, Informasi ini rasanya sangat berguna, yaitu sebuah Survey tentang apa saja yang dianggap mengesalkan oleh pengguna Internet ketika sedang browsing ke web komersial.

Survei tersebut adalah Survei Taylor Nelson Sofres terhadap 2.500 pengguna Internet usia dewasa di Amerika Serikat. Lebih dari sepertiga responden menyatakan terganggu dengan adanya iklan pop-up, yang tiba-tiba muncul ketika mereka membuka sebuah situs. Taylor Nelson Sofres sendiri adalah jasa riset pasar dan kelompok informasi pasar.

Inilah urutan hal-hal yang paling dibenci pengguna Internet seperti dikutip eMarketer.

1. Iklan Pop-up (34,9%)
2. Kewajiban registrasi atau login untuk melihat situs webnya (16,7%)
3. Keharusan menginstal peranti lunak tambahan untuk melihat situs web (15.7%)
4. Kelambatan munculnya halaman web (9,1%)
5. Link mati, tak bisa diakses (4,7%)
6. Navigasi yang membingungkan (4,1%)
7. Informasi yang tidak diperbarui (3,1%)
8. Tak ada informasi kontak, hanya formulir web (2,6%)
9. Musik yang otomatis berbunyi (2,0%)
10. Browser tak bisa diklik back (1,7%)
11. Fasiltas search yang tidak efektif (1,6%)
12. Flash atau animasi yang berlebihan (1,5%)
13. Teks bergerak (0,9%)
14. Membuka window baru untuk link (0,9%)
15. Tampilan yang jelek (0,3%)

Jika ternyata situs web memang memenuhi 15 hal diatas, maka tanggapan pengguna Internet sangat jelas: mereka tidak akan mau datang kembali, mereka akan membatalkan pendaftaran. Untuk situs e-commerce yang dianggap jelek, tanggapan mereka adalah: 70% dari mereka tak akan membeli secara online. Dan celakanya, citra buruk itu akan terbawa ke toko offlinenya.

Buat Anda para pemilik situs e-commerce, tentunya bisa memilih antara berjualan iklan, atau berjualan produk. Jika berjualan iklan, maka iklan pop-up adalah hal yang tdk bisa dihindari. Namun jika anda berjualan produk secara online, silakan pertimbangkan ulang jika mau menggunakan iklan demi menambah penghasilan.

Semoga informasi ini sangat membantu

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
Jan 23

Pada zaman dahulu waktu generasi Kakek dan Bapak kita masih muda, bisa bekerja di kantoran, bekerja di sebuah institusi atau perusahaan ternama mungkin terkesan sangat bergengsi dan menjadi kelas elit tersendiri, saat itu kalau ada orang yang bekerja sendiri, di rumah tentu akan dicap pemalas dan diremehkan.

Munculnya Internet di era 90 dan maju perkembangan PC kemudian ternyata telah mengubah paradigma kerja kantoran tersebut. Bagi generasi X (lahir antara 1965 - 1977) dan generasi Y lahir antara 1977 - 1990) justru beranggapan semakin banyak dan semakin bergengsi pekerjaan-pekerjaan yang tidak mempunyai pekerjaan eh kantor. Mengapa? Karena pekerjaan di zaman Era Internet ini yang di tuntut bukan absensi kantor-nya melainkan target / hasil / pencapaian objektif. Kecuali di lembaga pemerintahan, absensi tampaknya masih menjadi ukuran pencapaian kerja.

Saya jelas adalah termasuk dalam Generasi X yang telah masuk dalam pusaran kemajuan Internet. Dari antara para pekerja IT sekarang sudah bermunculan para Internet Preuner, di mana pastinya adalah Wira Usaha yang sangat mengandalkan Internet dan dengan mobilitas tinggi, kalaupun mempunyai kantor sering kali meninggalkan kantor-nya bahkan sangat lumrah jika pekerjaannya dikerjakan di rumah atau sambil ngobrol dan minum kopi di caf bersama mitra-mitra-nya.

Bukan hal yang aneh jika kita melihat Internet Preuner dari Generasi X dan Y ini seakan tidak terikat pada satu kantor yang tetap. Pekerjaan kontrakan dan servis yang mengandalkan profesionalitas dan keahlian yang sangat spesifik menjadi sangat dominan diantara para profesional. Tampaknya, keahlian dan kesukaan pada hal-hal yang sangat spesifik menjadi andalan para profesional yang umumnya masih muda antara usia 27-40-an tahun.

Penghasilan tidaklah bisa dianggap kecil, Rp. 5-10 juta merupakan pendapatan kotor minimal diantara profesional ini. Jelas jauh lebih baik daripada fresh graduate yang umumnya Rp. 900.000 / bulan dari pekerjaan tetap di kantoran itu. Memang masih sedikit para profesional yang bekerja betul-betul bebas dan sangat mobile seperti dijelaskan disini, tapi kecenderungan ke arah itu sangat menonjol terutama di rekan-rekan muda usia sekitar 30-an. Menjadi terbaik adalah dambaan dalam suasana kompetisi yang sehat. Pengakuan dilakukan secara langsung oleh komunitas, bahkan bukan hal yang luar biasa jika terekspose oleh media massa karena mereka memang terbaik tanpa mekanisme KKN ala Birokrat Pemerintahan.

Notebook, netbook, iPad dan Smart Phone menjadi peralatan yang sangat lumrah bagi para profesional tersebut. Minimal adanya akses ke Internet yang didukung dengan Smart Phone menjadi ciri khas para Internet Preuner tersebut. Komunikasi yang intens menjadi ciri khas dari para Internet Preuner ini, Kicauan di berbagai Micro Blog yang diselingi oleh banyak Status berseliweran di Jejaring Sosial menjadi bagian integral kehidupan mereka. Bahkan sebagian besar berkas pekerjaan-pun banyak di kirim dalam bentuk attachment di e-mail. Memang kadang sebagian merupakan canda tawa diantara mereka, tapi itulah bagian dari ke akraban kehidupan di dunia tanpa batas yang banyak di nikmati terutama oleh profesional muda maupun mahasiswa / siswa.

Pada tingkat yang lebih serius, jangan kaget jika di Food Court, Bandara, Mall melihat para Internet Preuner asik mengetik pada Notebook atau MacBook atau bekerja secara online pada iPhone, iPad atau BlackBerry.

Yah itulah kantor mereka, itulah gaya bekerja mereka, gaya hidup sebagian profesional muda yang sangat mobile pada hari ini. Bukan mustahil jumlah mereka akan semakin banyak di masa mendatang. Bagi yang belum memahami gaya hidup aneh mereka, biasanya ada keheranan pada sebagian besar orang melihat gaya hidup dunia Wira Usaha Internet yang tidak bertumpu pada konsep lama dalam bekerja yang biasanya bertumpu pada pekerjaan perkantoran / atau menjadi pegawai tetap di sebuah instansi / perusahaan. Ketakutan bahwa tidak ada penghasilan tetap.

Para Internet Preuner yang berhasil ini dikarenakan mereka berhasil membentuk image dan karakter nya dalam masyarakat berbasis Komunitas Internet. Proses pembentukan karakter mereka sejalan dengan proses pembangunan jaringan kemitraan maupun proses pemberdayaan masyarakat / komunitas Internet. Secara sederhana ada tiga kunci keberhasilannya yaitu :

  • Fokus dan berdedikasi pada bidang yang di minati, tidak menjadi seseorang yang generalis dan berpindah-pindah bidang.
  • Ikhlas dalam membagi pengetahuan dan informasi yang di miliki kepada Komunitas di Internet lewat Blog, Jejaring Sosial dan Mailing List.
  • Punya jaringan teman yang berkualitas di Twitter, Facebook, dan namanya terindex pada Halaman terdepan di Google.

Berikut saya hanya tampilkan beberapa contoh saja dari mereka dari sekian banyak yang sebenarnya masih sangat banyak lagi yang belum terekspose dan tidak mungkin anda sendirilah yang akan menyusul..

2614340209_682e904354Jim Geovedi

Jangan tertipu dengan penampilannya. Dia itu seperti anak muda pada umumnya. Tak ada tanda-tanda bahwa dia orang yang subur rekening banknya. Satu-satunya pembeda dia dengan kebanyakan anak muda adalah laptop Apple di balik tasnya. Laptop yang ditempeli aneka stiker kelompok bawah tanah Internet itulah mesin uangnya. Cukup duduk beberapa menit di depan komputer, lalu membiarkan jemarinya menari-nari di atas papan ketik, ia bisa menghasilkan duit ratusan juga hingga miliaran rupiah. Kalau saja ia mau uang receh dan mengorbankan kehormatannya, banyak yang menawarinya menjebol kata sandi surat elektronik Yahoo! atau Gmail dengan bayaran paling murah Rp 10 juta. Tapi buat apa? katanya.

Dari laptop yang warnanya sudah tak kinclong lagi itu, dia menjajakan jasa satpam komputer. Dia menguji keamanan sistem tagihan telepon yang pelanggannya bisa berpuluh-puluh juta, atau sistem komputer milik sebuah bank. Dialah yang memastikan bahwa tak ada lubang sekecil apa pun yang bisa dimasuki oleh para peretas komputer yang bengal atau hacker hitam.

Bank yang mempunya situs Internet Banking adalah salah satu Clientnya. Lelaki itu adalah salah satu keajaiban yang dimiliki Indonesia. Tak banyak jago komputer Indonesia yang bisa berpenghasilan tinggi, apalagi cuma lulusan sebuah SMA kampung. Orang Indonesia yang makan bangku sekolahan tinggi, seperti Harvard atau Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat, gajinya pun tak tinggi.

cosa-1_thumb1Cosa Arandra

Kalau ada orang menjadi kaya setelah bersusah-payah membangun bisnis bertahun-tahun, itu hal biasa. Tetapi jika mendengar anak muda berkantong tebal dengan cara mudah, jelas menarik untuk ditelusuri.

Cosa Aranda jutawan. Nyaris tak ada yang tahu. Hanya mereka yang rajin keluar masuk situs milik Cosa, panggilannya, yang paham betul. bahkan teman kuliahnya baru bulan lau tahu bahwa orang inilah yang sering dibicarakan di Google AdSense dan Adwords.

Memiliki Penghasilan dari iklan yang masuk di situs milik Google ini awalnya memang mimpi bercampur coba-coba. “Jika ada yang mengatakan berbisnis iklan di Internet mudah menghasilkan uang, itu bohong”, Kata lelaki 25 tahun ini saat ditemui di rumahnya di Surabaya, Rabu (1/8) Berbeda dengan banyak orang yang menganggap bisnis seperti ini bisa dilakukan sambil lalu dengan hasil tak terbatas, COsa justru menganggap pekerjaan ini berat. Sangat berat.

Ketika pertama kali membuat situs yang berawal dari blog pribadi, dia harus jungkir balik menghabiskan waktu 8-10 jam sehari. Selama itu dia tidak keluar kamar. Dan ini terjadi pada bulan-bulan pertama saat membangun www.cosaaranda.com April 2005.

Percobaan demi percobaan dilakukan dengan telaten. Kesulitan utama yang dialami mahasiswa semester akhir jurusan Sistem Informasi Sekolah Tinggi Manajemen Informatikan dan Teknik Komputer (Stikom) surabaya ini adalah melakukan promosi. Karena niat awalnya belajar dan mencoba, Cosa memilih cara gratis lewat search engine. setelah itu, menunggu “dan berdo’a”, kelakarnya.

Penantian itu tak sia-sia. Tiga minggu setelah diluncurkan, ada juga iklan yang datang. semakin banyak pengunjung yang datang ke situsnya, makin besar kemungkinan iklan di klik. Jika pengguna melakukan transaksi, maka publisher, pemilik situs yang sudah bergabung dengan Google Adsense dan surah pula memasang iklan AdSense di situs mereka, mendapat fee. biasanya 20 persen dari harga iklan.

“Bulan pertama saya mendapat 1 dollar AS. wah.. senang sekali. Ternyata laku juga”, kata sulung dari dua bersaudara yang terkesan berhati-hati ketika berbincang.

Satu dolar AS inilah yang memacu Cosa memoles situsnya. Tidak dengan tampilan artistik tetapi dengan isi yang paling dibutuhkan orang. Dia meng up date data setiap hari. Dengan demikian setiap hari pula orang berkunjung karena membutuhkan informasi terkini dan penting.

Sekarang situs ini dikunjungi 800-1.000 pengguna setia hari. Ini membuat perolehan Cosa dimungkinkan makin besar. Ledakan penghasilannya baru di dapat tiga bulan setelah menunggu dan berdoa. Jika Oktober 2005 penghasilannya Rp. 1 dolar AS, akhir juli 2007 dia mendapat kiriman cek 5.000 dolar AS atau lebih dari Rp. 45 juta. Ini baru perolehan lewat Google Adsense. Padahal dia juga memiliki jalur lain, Adwords. Jika semua ditotal, Juli Kemarin Cosa mendapat lebih Rp. 90 juta.

Cosa memang kaya, tetapi belajar dari buku Seven Years To Seven Figures karangan Michael Masterson, kaya menurut Cosa adalah kondisi saat segala kebutuhan terpenuhi, baik yang bersifat sekunder maupun darurat atau mendadak. “Saya tabung uangnya. Saya ingin punya rumah sendiri”, kata lelaki yang mengaku belum punya kekasih ini.

“Saya lebih suka kelas kecil karena semua pertanyaan bisa dijawab dan langsung praktik”, tutur pelahap film apa saja ini yang tidak memungut biaya kecuali untuk membayar pemakaian internet di warnet.

“Di Jogjakarta banyak publisher yang penghasilannya lebih hebat. Saya belum apa-apa. Tetapi kalau ada yang mau mengikuti cara ini, ayo sama-sama belajar”, tuturnya.

hanifaHanifa Ambadar

Pernah mendengar fashionesedaily.com? Bisa jadi, ini adalah blog bertema fashion paling eksis di Indonesia.
Dulu, blog ini tak tersentuh iklan. Karena pendiri sekaligus Editor in Chief-nya,Hanifa Ambadar,memang mengawali fashionesedaily.com sebagai blog yang berisi catatan harian biasa.

Pada 2005, Hani kuliah sambil kerja di Amerika tertarik untuk ngeblog. Ia pun memilih tema soal fashion, bidang yang sangat ia cintai.

Semangatnya makin membara ketika fashion blog, blog yang khusus menguliti dunia fashion, mulai bermunculan di Amerika. Perempuan yang akrab dipanggil Hani ini pun tertarik untuk membuat blog serupa. Maka fashionesedaily. com lahir pada 2007.

Mulanya, postingan Hani hanya sebatas barang-barang yang baru ia beli atau soal tren fashion terbaru. Ternyata, respons positif ia rengkuh, terutama dari teman-temannya di Tanah Air. Tulisan Hani dianggap mampu mewakili tren yang sedang hip dalam sudut pandang personal.

Dari situ, tiba-tiba saya diapproach oleh salah satu operator telepon seluler di Indonesia. Mereka ingin pasang banner iklan diblog saya. Saya mulai sadar bahwa blog ini mulai dilirik orang dan bisa menghasilkan, cerita Hani yang kini punya karyawan 10 orang. Empat di antaranya kontributor dari Boston,New York,Washington DC, dan Singapura.

Mulanya, fashionesedaily.com mencoba membangun brand melalui kerjasama media partner di berbagai acara fashion. Dari sini, brand mereka mulai dikenal. Lama-kelamaan, mereka tak lagi menjual diri, justru banyak pihak yang mulai mengundang serta menawarkan kerja sama.Termasuk diminta menjadi konsultan untuk sebuah radio anak muda terkenal di Jakarta.

Dari situ banner iklan semakin bermunculan. Dulu sistem pembayarannya sekali klik banner, baru kita dapat untung. Sekarang sudah dibayar per bulan,ujar Hani yang enggan memberi bocoran berapa tarif pasang iklan di medianya. Yang jelas, rekan kerja Hani, Affi Assegaf yang duduk sebagai managing editor, rela meninggalkan pekerjaan lamanya demi berkonsentrasi penuh di fashionesedaily.com.

Badroni Yuzirman

Pemilik Manet Busana Muslim dan pendiri Komunitas Tangan Di Atas (TDA) ini banyak menuangkan pengalamannya sebagai seorang entrepreneur di dalam blog pribadinya.

Berbagai tips seputar dunia bisnis ia tulis, karena keinginannya untuk berbagi informasi dengan sesama pebisnis. Tak dinyana, blog yang mulai dibangun pada 2005 ini mendapat respons luar biasa.

Setelah mulai banyak dikenal, kini para pengiklan sampai perusahaan besar berebut agar produk mereka di bahas di blog milik pria yang akrab dipanggil Roni ini. Dari banner saja, satu iklan bisa tiga juta rupiah per bulan. Kalau menulis tentang produk bisa satu juta rupiah, terang pemilik blog roniyuzirman.com ini.

Angka ini tergolong tinggi, karena menurut Nukman Luthfie, CEO Virtual Consulting, perusahaan yang bergerak di bidang integrated internet solution, standar pemasangan banner iklan di blog berkisar Rp 250 ribu sampai Rp1 juta perbulan.

Badroni Yuzirman punya beberapa cara untuk menggamit untung. Karena menulis banyak cerita tentang bisnis, dia kerap diundang sebagai pembicara maupun moderator di berbagai seminar bisnis dan entrepreneurship. Ia juga masih meraih pendapatan dari pemasangan banner iklan dan reviu produk di blognya.

Dan sebenarnya masih banyak lagi yang belum saya sebutkan semua, paling tidak contoh diatas cukup mewakili Wajah Para Internet Preuner Indonesia. Dan kalau ini diceritakan kepada orang tua kita yang mungkin sekarang adalah pensiunan BUMN atau PNS bahwa generasi Para Internet Preuner yang keliatannya adalah anak-anak ber-T-shirt dan jins itu tahu-tahu penghasilannya sudah bernilai jutaan dolar AS. Tentu akan heran sekali dibanding dengan mereka yang dahulunya adalah para pekerja Kantoran yang siang malam bekerja membanting tulang mencari uang, tetapi hanya menikmati pensiunan bulanan saja.

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
Jan 14

Di Tengah ribut-ributnya Mau di blokir BlackBerry di Indonesia lantaran ada situs porno.. dan di tengah gencarnya Menkominfo Kita yang terhormat.. Bapak Tifatul (Mungkin cocoknya dia jadi Menteri Agama.) Timbulnya pertanyaan kenapa Tidak Seharusnya Menkominfo membenahi dulu Infrastruktur Internet Indonesia yang notabene adalah negara Terbesar di Asia Tenggara tetapi menjadi pecundang dalam hal kecepatan Internet dengan negara Singapura yang seupil itu.. Berikut saya cantumkan Daftar Negara Tercepat Internetnya di Asia Tenggara , ternyata Kamboja masih lebih oke dari pada Indonesia..

Berdasarkan Kecepatan Download

1. Singapore 14.91 Mb/s

2. Vietnam 6.93 Mb/s

3. Thailand 5.38 Mb/s

4. Malaysia 3.30 Mb/s

5. Brunei Darussalam 2.68 Mb/s

6. Cambodia 1.86 Mb/s

7. Philippines 1.50 Mb/s

8. Papua New Guinea 1.44 Mb/s

9. Indonesia 1.30 Mb/s

10. Laos 0.77 Mb/s

Berdasarkan Kecepatan Upload

1. Singapore 4.37 Mb/s

2. Malaysia 1.52 Mb/s

3. Cambodia 1.26 Mb/s

4. Brunei Darussalam 0.78 Mb/s

5. Papua New Guinea 0.70 Mb/s

6. Indonesia 0.49 Mb/s

7. Philippines 0.47 Mb/s

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
Mar 11

Internet dan Aplikasinya
Apa yang membuat internet bermanfaat dan menarik bagi orang kebanyakan bukan jaringan, melainkan aplikasi yang beroperasi pada jaringan. Dua aplikasi Internet yang paling umum digunakan saat ini adalah e-mail dan web browser.

E-Mail
E-mail adalah salah satu aplikasi jaringan paling umum digunakan saat ini. Meskipun mungkin kelihatannya relatif baru, e-mail yang ditemukan pada awal 1970-an. Kembali kemudian, tentu saja, tidak ada Internet seperti yang kita kenal sekarang, sehingga kita memiliki email
agak mirip memiliki mobil sebelum ada sistem jalan raya. Hari ini, e-mail begitu meluas sampai sampai ISP berasumsi bahwa yang Anda inginkan hanya alamat e-mail dan otomatis memberi Anda satu (atau bahkan beberapa) ketika Anda mulai setuju untuk memakai layanan ISP.

Aplikasi E-mail
Ada dua cara dasar untuk membuat, mengirim, dan menerima e-mail: dengan e-mail client dan dengan berbasis web alat e-mail: E-mail client yang diinstal pada setiap mesin yang digunakan secara luas hari ini.

Yang paling populer adalah Microsoft Outlook / Outlook Express. E-mail client memungkinkan untuk membuat, distribusi, pencarian, dan penyimpanan e-mail (dan juga beberapa fitur lain yang berguna). Jenis-jenis klien pada awalnya dirancang sedemikian bahwa e-mail ke dan dari account dapat diakses dari satu mesin.
E-mail bergerak secara fisik klien e-mail dari server e-mail ke hard driver PC Anda.

Setelah e-mail di-download, itu tidak lagi ada dalam mesin e-mail. E-mail pun berpindah ke dalam e-mail program klien (di PC’s hard drive) sampai Anda menghapusnya.
Web-based e-mail tools, seperti Google Mail, memungkinkan pengguna untuk mengakses e-mail dari setiap mesin yang terhubung ke Internet. User log in ke situs dengan nama dan sandi yang terdaftar. Kemudian mereka diberi akses web-based e-mail client yang memiliki semua kemampuan dasar klien e-mail seperti kemampuan untuk membuat, mengirim, dan menerima e-mail.
Lebih banyak memiliki fitur canggih, seperti kemampuan untuk mengirim dan menerima file attachment dan membuat dan menggunakan buku alamat.
Web-based e-mail berbeda dari aplikasi e-mail client dimana e-mail tidak download ke hard drive PC.
Ia hanya ada pada e-mail penyedia jaringan sampai Anda menghapusnya. Beberapa orang menggunakan kombinasi dari email berbasis web
dan e-mail client. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan web-based e-mail untuk mengakses e-mail Anda bila Anda berada jauh dari rumah dan tidak menggunakan PC rumahan. Ketika Anda berada di rumah, Anda kemudian dapat menggunakan alamat e-mail client.

Kenapa harus pakai tanda @
Semua e-mail terdiri dari dua bagian: bagian penerima dan nama domain.
Sebuah simbol @ memisahkan dua bagian untuk menunjukkan bahwa penerima adalah unik di dalam nama domain. Nama domain biasanya adalah nama dari ISP (atau perusahaan Anda jika Anda memiliki e-mail di sana), dan, seperti website, e-mail domain memiliki sebuah alamat IP yang terkait. Hal ini memungkinkan (sebenarnya, menuntut) penggunaan sebuah DNS server untuk menerjemahkan nama domain bagian dari alamat e-mail ke alamat IP server tempat account e-mail tinggal.

Bagian penerima adalah identifier yang dipilih Anda dikenal oleh dalam domain email.
Ada banyak kemungkinan untuk memilih penerima.
Berikut adalah beberapa gaya populer:

Firstname.Lastname John.Brown
FirstinitialLastname JBrown
Nickname DowntownJohnnyBrown
Personalized pelat L8RG8R
Mengaburkan lain referensi GrassyKnoll63

Saat menerima e-mail, ingatlah bahwa kadang-kadang Anda harus secara lisan memberitahu seseorang Anda alamat e-mail, jadi “X3UT67B” adalah tidak bijaksana.

E-mail didistribusikan menggunakan (OSI Layer 7) protokol yang disebut Simple Mail Transfer Protocol (SMTP). SMTP biasanya beroperasi pada Server yang didedikasikan untuk distribusi e-mail, yang disebut SMTP server.
Bila Anda membuat dan mengirim e-mail, e-mail client mengirim file ke server SMTP. Server mengeluarkan alamat dari pesan. (Anda dapat mengirim e-mail ke beberapa penerima.) Untuk setiap nama domain, server SMTP harus mengirim pesan ke DNS untuk mendapatkan alamat IP dari masing-masing penerima e-mail server.

Jika penerima pada server yang sama seperti Anda (yaitu, jika Anda mengirim e-mail ke seseorang dengan nama domain yang sama), langkah ini tidak diperlukan.

Mengirim E-mail
E-mail didistribusikan menggunakan (OSI Layer 7) protokol yang disebut Simple Mail Transfer Protocol (SMTP). SMTP biasanya beroperasi pada komputer dengan spek tinggi yang didedikasikan untuk distribusi e-mail, yang disebut SMTP server. Bila Anda membuat dan mengirim e-mail, e-mail client mengirim file ke server SMTP.

Server mengeluarkan alamat dari pesan. (Anda dapat mengirim e-mail ke beberapa penerima.) Untuk setiap nama domain, server SMTP harus mengirim pesan ke DNS untuk mendapatkan alamat IP dari masing-masing penerima e-mail server. Jika penerima pada server yang sama seperti Anda (yaitu, jika Anda mengirim e-mail ke seseorang dengan nama domain yang sama), langkah ini tidak diperlukan.

Menerima E-Mail
E-mail sering diterima melalui server yang berbeda dari yang yang mengirim e-mail.
Jenis server tergantung pada jenis perangkat e-mail yang Anda gunakan.
Untuk mereka yang menggunakan e-mail client, e-mail Anda mungkin dikirimkan kepada Anda melalui yang paling Metode umum, Post Office Protocol 3 (POP3) server.
Server POP3 menerima semua e-mail dari server SMTP dan memilah mereka menjadi ruang file yang didedikasikan untuk setiap pengguna (banyak dengan cara yang sama mail akan dimasukkan ke dalam kotak kantor pos di kantor pos setempat sehingga nama).
Ketika Anda membuka e-mail client, maka POP3 server kontak untuk meminta semua pemberitahuan e-mail.
E-mail ini kemudian ditransfer ke PC Anda, dan dalam kebanyakan kasus e-mail akan dihapus dari server POP3.

Metode umum lain (atau protokol) untuk mail adalah Internet Mail Access Protocol (IMAP) server.
Ini adalah protokol yang biasanya digunakan oleh web based e-mail client, dan perusahaan sistem e-mail seperti Microsoft Exchange.
Server IMAP menerima semua jenis e-mail dalam banyak cara yang sama seperti sebuah server POP3.
Tidak seperti POP3, bagaimanapun, IMAP tidak mentransfer e-mail ke mesin dari pemilik email, sebaliknya, itu membuat e-mail pada server.
Hal ini memungkinkan pengguna untuk menghubungkan untuk menggunakan e-mail dari beberapa mesin.
IMAP juga memungkinkan untuk server-side filtering, metode presorting berbasis e-mail
pada aturan-aturan bahkan sebelum sampai ke PC Anda. Ini semacam seperti memiliki pos yang ramah pekerja yang macam semua tagihan Anda ke atas dan majalah ke bawah.

Dua masalah utama dengan server IMAP ruang penyimpanan dan bekerja secara offline.
Kebanyakan Internet layanan e-mail meletakkan batas jumlah penyimpanan setiap pelanggan
mendapat (beberapa biaya ekstra untuk tambahan ruang penyimpanan). Selain itu, ini layanan-layanan sering membatasi ukuran file attachment (seperti foto).
Masalah lain adalah kemampuan untuk bekerja secara offline atau ketika tidak terhubung ke Internet. Satu
solusi disebut caching, yang sementara menempatkan e-mail informasi pada PC apapun yang dia inginkan untuk bekerja offline dengan.
Bila pengguna menghubungkan, e-mail yang dibuat saat offline akan dikirim, dan setiap masuk baru e-mail dapat dilihat.

Web Browser
Perambah halaman web di Internet adalah aplikasi jaringan umum lainnya.
Browser dijalankan pada komputer dan memungkinkan pengunjung untuk melihat konten website.
Konten website berada di server, Server dengan kapasitas HardDisk dan banyak proses komputasi berjalan.

Apa itu HTTP dan HTML dan apa yang mereka lakukan ?
Anda mungkin telah memperhatikan bahwa banyak situs-situs Internet termasuk halaman-halaman HTTP pada alamat situs yang muncul dalam baris alamat browser web Anda.
HTTP (7 Layer OSI lain protokol) mendefinisikan aturan untuk mentransfer informasi, file, dan multimedia di halaman web. Hypertext Markup Language (HTML) adalah bahasa yang digunakan dalam HTTP.
HTML sebenarnya cukup sederhana, mudah untuk dipelajari bahasa komputer yang tertanam pada simbol-simbol ke dalam sebuah file teks untuk menentukan karakteristik visual atau fungsional seperti ukuran font, batas-batas halaman, dan penggunaan aplikasi (seperti mengirim e-mail saat pengguna mengklik link tertentu).
Ketika pengembang file HTTP (atau halaman web) ingin memungkinkan untuk melompat ke tempat yang berbeda pada halaman, atau bahkan melompat ke halaman baru, ia hanya tempat-tempat yang sesuai pada file simbol. Orang melihat halaman hanya melihat link, yang paling sering ditentukan dengan biru, teks digarisbawahi.
Kemudahan melompat dari situs ke situs (disebut web surfing) adalah salah satu alasan bagi perkembangan situs Web, dan pertumbuhan, Internet. <br>Beberapa alat komersial gratis dan memungkinkan Anda untuk membuat halaman web menggunakan HTML tanpa harus mengetahui semua peraturan. <br>Salah satu masalah dengan HTML adalah bahwa hal itu cukup terbatas sejauh apa yang dapat dilakukan mengingat bahwa bekerja hanya pada teks dan gambar diam. <br>Untuk membuat beberapa grafis bergerak sangat keren dan fitur halaman Web, diperlukan alat-alat lain seperti Flash, XML, JavaScript, atau bahasa script lain yang diperlukan. <br>

new-picture-27

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Catatan Kaki Teknologi Informasi