Aug 16

rx4201Momentum ini harus dijaga terus dan ditingkatkan sebagai kebanggaan atas kemampuan teknologi sendiri. Jangan sampai karya insinyur Indonesia ini dijegal justru oleh orang Indonesia sendiri (biasa) para ekonom-ekonom Pemerintah yang sering menganggap karya bangsa sendiri sebagai terlalu mahal dan hanya buang-buang uang saja untuk riset ….! Inilah musuh yang sebenarnya. Waspadailah kawan-kawan insinyur Indonesia.

Meski sudah berlangsung 2 pekan yang lalu, peluncuran roket RX-420 Lapan ternyata masih jadi buah bibir. Anehnya bukan jadi buah bibir di Indonesia yang lebih senang ceritera Pilpres, tetapi di Australia, Singapura dan tentu saja di negara tetangga yang belakangan ini suka menganggap remeh Indonesia.

Seperti diketahui roket RX-420 ini menggunakan propelan yang dapat memberikan daya dorong lebih besar sehingga mencapai 4 kali kecepatan suara. Hal itu membuat daya jelajahnya mencapai 100 km. Bahkan bisa mencapai 190 km bila struktur roket bisa dibuat lebih ringan. Yang punya nilai tambah tinggi ini adalah 100% hasil karya anak bangsa, para insinyur Indonesia. Begitu pula semua komponen roket-roket balistik dan kendali dikembangkan sendiri di dalam negeri, termasuk software. Hanya komponen subsistem mikroprosesor yang masih diimpor. Anggaran yang dikeluarkan untuk peluncurannya pun cuma Rp 1 milyar. Kalah jauh dengan yang dikorupsi para anggota DPR untuk traveller checks pemenangan Miranda Gultom sebagai Deputi Senior Gubernur BI yang lebih dari Rp. 50 milyar. Apalagi kalau dibandingkan dengan korupsi BLBI yang lebih dari Rp. 700 trilyun.

Mengapa malah menjadi buah bibir di Australia, Singapura dan Malaysia? Karena keberhasilan peluncuran roket Indonesia ini ke depan akan membawa Indonesia mampu mendorong dan mengantarkan satelit Indonesia bernama Nano Satellite sejauh 3.600 km ke angkasa. Satelit Indonesia ini nanti akan berada pada ketinggian 300 km dan kecepatan 7,8 km per detik. Bila ini terlaksana Indonesia akan menjadi negara yang bisa menerbangkan satelit sendiri dengan produk buatan sendiri. Indonesia dengan demikian akan masuk member “Asian Satellite Club” bersama Cina, Korea Utara, India dan Iran.

roket-rx-2500Nah kekhawatiran Australia, Singapura dan Malaysia ini masuk akal, bukan? Kalau saja Indonesia mampu mendorong satelit sampai 3.600 km untuk keperluan damai atau keperluan macam-macam tergantung kesepakatan rakyat Indonesia. Maka otomatis pekerjaan ecek-ecek bagi Indonesia untuk mampu meluncurkan roket sejauh 190 km untuk keperluan militer bakal sangat mengancam mereka sekarang ini pun juga!!! Kalau tempat peluncurannya ditempatkan di Batam atau Bintan, maka Singapura dan Malaysia Barat sudah gemetaran bakal kena roket Indonesia. Dan kalau ditempatkan di sepanjang perbatasan Kalimantan Indonesia dengan Malaysia Timur, maka si OKB Malaysia tak akan pernah berpikir ngerampok Ambalat. Akan hal Australia, mereka ada rasa takutnya juga. Bahwa mitos ada musuh dari utara yakni Indonesia itu memang bukan sekedar mitos tetapi sungguh ancaman nyata di masa depan dekat.

CN 235 Versi Militer
Rupanya Australia, Singapura dan Malaysia sudah lama paham bahwa insinyur-insinyur Indonesia tidak bisa diremehkan begitu saja. Buktinya? Tidak hanya gentar dengan roket RX-420 Lapan tetapi mereka sekarang sedang mencermati pengembangan lebih jauh dari CN235 versi Militer buatan PT. DI. Juga mencermati perkembangan PT. PAL yang sudah siap dan mampu membuat kapal selam asal dapat kepercayaan penuh dan dukungan dana dari pemerintah.

Kalau para ekonom Indonesia yang Pro World Bank dan IMF menyebut pesawat-pesawat buatan PT DI ini terlalu mahal dan menyedot investasi terlalu banyak (cuma Rp. 30 trilun untuk infrastruktur total, SDM dan lain-lain) dan hanya jadi mainannya BJ Habibie. Tetapi mengapa Korea Selatan dan Turki mengaguminya setengah mati? Turki dan Korsel adalah pemakai setia CN 235 terutama versi militer sebagai yang terbaik di kelasnya. Inovasi 40 insinyur-insinyur Indonesia pada CN 235 versi militer ini adalah penambahan persenjataan lengkap seperti rudal dan teknologi radar yang dapat mendeteksi dan melumpuhkan kapal selam. Jadi kalau mengawal Ambalat cukup ditambah satu saja CN235 versi militer (disamping armada TNI AL dan pasukan Marinir yang ada) untuk mengusir kapal selam dan kapal perang Malaysia lainnya.

Nah, jadi musuh yang sebenarnya ada di Indonesia sendiri. Yakni watak orang Indonesia yang tidak mau melihat orang Indonesia sendiri berhasil. Karya insinyur-insinyur Indonesia yang hebat dalam membuat alutsista dibilangin orang Indonesia sendiri terutama para ekonom pro Amerika Serikat dan Eropa: Mending beli langsung dari Amerika Serikat dan Eropa karena harganya lebih murah. Mereka tidak berpikir jauh ke depan bagaimana Indonesia akan terus tergantung di bidang teknologi, Indonesia hanya akan menjadi konsumen teknologi dengan membayarnya sangat mahal terus menerus sampai kiamat tiba.

Kalau ada kekurangan yang terjadi dengan industri karya bangsa sendiri, harus dinilai lebih fair dan segera diperbaiki bersama-sama. Misalnya para ahli pemasaran atau sarjana-sarjana ekonomi harus diikutsertakan dalam team work. Sehingga insinyur-insinyur itu tidak hanya pinter produksi sebuah pesawat tetapi setidaknya tahu bagaimana menjual sebuah pesawat itu berbeda dengan menjual sebuah Honda Jazz. Kalau ada kendala dalam pengadaan Kredit Ekspor sebagai salah satu bentuk pembayaran, tolong dipecahkan dan didukung oleh dunia perbankan, agar jualan produk sendiri bisa optimal karena akan menarik bagi calon pembeli asing yang tak bisa bayar cash.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

14 comments so far

  1. 1 amtry
    04:48 - 8-21-2010

    saatnya menulis ‘good news’ as a good news. setuju bung. sebaiknya kita belajar berpikir posisitf, terbuka, percaya diri dan rendah hati aar bisa melihat karya kawan kita adalah pantas diapresiasi (bahkan ketika karyanya gagal sekalipun). keep spreading good news!

  2. 2 amtry
    04:52 - 8-21-2010

    O ya bung. Tolong kalau boleh saya saran, bagaimana kalau bahasa yang mengesankan superioritas diatas bangsa lain apalagi mengangap mereka takut dengan kita dsb … diganti saja. Opitimis tetapi tetap bijaksana. Karena jika ditanggapi emosional, takutnya bisa berbuntut panjang dan kita jadi orang sombong juga. Bagaimana?

  3. 3 Asop
    22:41 - 8-23-2010

    Bisakah menjadi seperti Iran yang mandiri? :D Semoga bisa. Amin! :)

  4. 4 A.Afiat Marzuki
    09:34 - 9-4-2010

    Dengan peluncuran Roket buatan anak Bangsa Indonesia kita harus bangga disertai Tawdhu (rendah hati), ini berarti sipaf ketergantungan dari negara Barat dan Eropah kiranya dikurangi, ingat pepatah bapak Bangsa Bung Karno BERDIKARI (berdiri di diatas kaki sendiri), Belajatlah kepada Republik Islam Iran, cina dan Korea Utara yang diembargo selama ini ternyata. Buktinya bisa mandiri, tampa keterganggungan, tidak dijajah oleh Ekonomi Barat kurangi utang he..he..kasian deh lo… wassalam

  5. 5 yoga
    11:35 - 9-7-2010

    Wah mantap !!!!

  6. 6 agung
    00:48 - 9-8-2010

    “teknologi indonesia harus terus dikembangkan agar tidak ketinggalan dan diremehkan negara tetangga,hidup indonesia!!!

  7. 7 Bung Maralewa
    07:23 - 10-9-2010

    Indonesia punya banyak orang pintar cma saja msh butuh sentuhan nasionalisme supaya mau mengabdi untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa sendiri.

    Terus berkarya insyiur2 Indonesia..!

  8. 8 hsmbaik
    15:49 - 11-29-2010

    wah.. sip bgt tu.. saya sangat setuju sekali.. n saya merasa bangga sekali..
    klo perlu saya juga ingin berkaya/berfikir utk buat senjata perang karya ank bangsa demi melindunggi warga dan negara indonesia dari negara2 yg ingin menginterpensi negara indonesia..

  9. 9 obinbaonk
    22:43 - 2-8-2011

    kiayi ada , dukun pada jago … ditambah lapan dan pindad bertengger …. ngapain mesti takut sama malingsia …heuheuhe

  10. 10 obinbaonk
    22:45 - 2-8-2011

    jayalah negeriku republik indonesia ….. kibarkan benderamu sampai ke ujung dunia ..jadikan nama indonesia nomor satu di mata dunia bahwa negara kita tidak bisa di anggap remeh ….

  11. 11 arie
    22:04 - 11-22-2011

    harus di dukung…
    pemerintah harus memberikan apresiasi buat SEMUA ilmuwan yang ada di negeri ini…

    SUDAH SAAT NYA INDONESIA BANGKIT…

  12. 12 yohanes
    17:15 - 4-26-2012

    ya terus kembangkan kemampuan bangsa,saatnya kita balas semua hinaan dan penganiayaan bangsa tetangga terhadap para tki dengan roket!!!!!!

  13. 13 a-dha
    10:03 - 8-1-2012

    wah benar sekali, inilah mengapa SBY hanya diam ketika diolok2 malingshit,
    ternyata karena musuh terbesar negara ini ya didalam negara ini, hadeh

  14. 14 fmt 73 warrior
    23:57 - 10-6-2012

    Saya kira skill dan kemampuan insinyur kita udh lbh bagus , udh siap berkarya …
    Mempunya pemikiran yg yg luar biasa …
    Tinggal DPR dan Pemerintah serta rakyat indonesia untuk mendukung & mewujudkan mereka …
    Mari kita bangga oleh hasil karya buatan anak negeri sendiri ….

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

You must be logged in to post a comment.